PONTIANAK — Kompetisi bola basket antar pelajar dan klub di Kalimantan Barat kembali bergulir. BBM x AIKA Basketball Tournament Season 2 resmi dimulai setelah Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan melakukan tip-off atau lemparan bola pertama di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Sabtu (2/8/2026).
Turnamen musim kedua ini mempertemukan tim-tim dari berbagai daerah di Kalbar. Ajang tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mencetak atlet potensial yang kelak bisa berlaga di level nasional maupun internasional.
Investasi Jangka Panjang Pembinaan Generasi Muda
Krisantus menegaskan bahwa kompetisi yang berjalan berkesinambungan bukan sekadar ajang adu keterampilan. Menurutnya, turnamen ini merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk karakter atlet muda yang sportif dan tangguh.
"Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membina generasi muda kita agar memiliki jiwa sportif, tangguh, dan berprestasi," ujar Krisantus dalam sambutannya.
Pemerintah Provinsi Kalbar memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan sponsor yang konsisten menghadirkan kompetisi berkualitas. Dukungan semacam ini dinilai krusial bagi perkembangan olahraga basket di daerah.
GOR A. Yani Jadi Pusat Lahirnya Atlet Berprestasi
Keberadaan GOR Terpadu A. Yani disebut Krisantus harus dimanfaatkan secara optimal. Fasilitas yang telah dibangun tersebut diharapkan menjadi ruang berkembang bagi talenta-talenta muda Kalbar.
"Saya sangat bangga melihat antusiasme para peserta yang hadir hari ini. Diharapkan dari lantai lapangan ini lahir atlet-atlet basket potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat di kancah nasional bahkan internasional," tambahnya.
Sportivitas dan Profesionalisme Jadi Kunci Kompetisi
Krisantus juga mengingatkan seluruh elemen pertandingan, mulai dari atlet, pelatih, ofisial, hingga wasit, agar menjaga kualitas kompetisi. Nilai sportivitas dan kejujuran harus dijunjung tinggi sepanjang turnamen berlangsung.
"Bertandinglah dengan semangat membara, tunjukkan kemampuan terbaik kalian, dan yang paling utama, junjung tinggi nilai sportivitas. Menang atau kalah adalah bagian dari permainan, namun mental juara dan rasa saling menghormati adalah yang paling utama," pesannya.
Kepada para wasit dan perangkat pertandingan, ia meminta agar tugas dijalankan dengan adil, objektif, dan profesional. Hal ini penting untuk menjaga kualitas kompetisi tetap terjaga.
Masyarakat Kalbar pun diajak untuk turut menyaksikan jalannya pertandingan hingga babak final sebagai bentuk dukungan kepada para atlet muda. Turnamen ini dibuka dengan prosesi tip-off oleh Wagub Kalbar sebagai simbol dimulainya rangkaian pertandingan.
Pembukaan tersebut turut dihadiri jajaran KONI Provinsi Kalbar, Ketua Umum Perbasi Kalbar, Kapolresta Pontianak, Ketua KONI Kota Pontianak, serta Kepala SPN Polda Kalbar.