Pencarian

251 Warga Desa Muara Baru Kubu Raya Nikmati Listrik PLN Usai Bertahun-tahun Andalkan Genset

Kamis, 20 Agustus 2026 • 22:05:32 WIB
251 Warga Desa Muara Baru Kubu Raya Nikmati Listrik PLN Usai Bertahun-tahun Andalkan Genset
warga Desa Muara Baru, Kubu Raya, kini menikmati aliran listrik PLN setelah infrastruktur kelistrikan selesai dibangun.

KUBU RAYA — Nurmala (47), buruh kelapa sawit di Desa Muara Baru, Buntut Limbung, tak perlu lagi membatasi aktivitas keluarganya hingga pukul 21.00 WIB. Sebelumnya, ia harus merogoh kocek sekitar Rp900 ribu setiap bulan hanya untuk membeli bahan bakar genset yang menyala terbatas. Kini, lampu di rumahnya bisa menyala lebih lama, dan anak-anaknya punya waktu belajar yang lebih leluasa.

Perubahan ini terjadi setelah PLN menyelesaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan di desa yang berada di Kecamatan Sungai Raya tersebut. Program ini merupakan penugasan langsung dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.

Biaya Pembangunan dan Jaringan yang Dibangun

Manajer PLN UP2K Kapuas Raya, Danny Baharaja Pasaribu, merinci pembangunan jaringan listrik desa ini mencakup 45 kilometer sirkuit dan tiga gardu distribusi. Investasi yang dikeluarkan tidak sedikit, sehingga Danny mengajak warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun.

“Pembangunan jaringan sepanjang 45 kilometer sirkuit dengan tiga gardu distribusi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu, kami berharap fasilitas kelistrikan ini dapat dijaga bersama sehingga listrik dapat tetap andal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Danny.

Seluruh pembiayaan proyek ini bersumber dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Kementerian ESDM RI. Selain membangun jaringan, PLN juga memberikan penyambungan listrik gratis kepada 251 warga melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

Dampak bagi Aktivitas Ekonomi dan Pendidikan

Kepala Desa Muara Baru, Suryadi, menyebut kehadiran listrik ini menjadi simbol nyata kehadiran negara di pelosok. Ia berharap akses energi ini bisa mendorong roda perekonomian desa dan meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak.

“Ini merupakan kado istimewa bagi masyarakat Desa Muara Baru di momentum Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Semoga dengan masuknya listrik ke desa ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, sekaligus mendukung pendidikan anak-anak desa agar semakin maju,” ujar Suryadi.

Sebelumnya, warga harus menyesuaikan seluruh aktivitas rumah tangga dengan jadwal nyala genset. Pekerjaan rumah harus berhenti saat listrik padam, dan malam hari diwarnai keterbatasan penerangan. Kondisi ini berubah total setelah aliran listrik PLN mengalir.

Implementasi Asta Cita dan Keadilan Energi

General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pemerataan akses listrik dinilai sejalan dengan amanat sila kelima Pancasila tentang keadilan sosial.

“Pembangunan listrik desa ini merupakan penugasan langsung dari Kementerian ESDM RI sebagai bagian dari upaya implementasi Asta Cita Presiden Prabowo dan pengamalan sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelas Maria.

Bagi warga seperti Nurmala, listrik bukan sekadar penerangan. Ia menjadi harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik, membuka peluang usaha, dan memberikan kenyamanan bagi keluarga di malam hari.

“Terima kasih kepada pemerintah karena akhirnya listrik hadir di Desa Muara Baru,” ujar Sari, warga lainnya yang merasakan manfaat langsung program ini.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks