KALIMANTAN BARAT — Distributor Swift memegang hak edar untuk Prancis dan wilayah berbahasa Prancis. Sementara MVP mengambil hak untuk India dan anak benua India. Dua wilayah ini menambah daftar teritori yang sudah diamankan film tersebut.
Diadaptasi dari Novel Laris Alice Kellen
"All That We Never Were" bukan skenario orisinal. Film ini diangkat dari novel best-seller karya Alice Kellen yang telah membaca jutaan pembaca di berbagai kelompok usia.
Novel itu merupakan bagian pertama dari duologi "Let It Happen" (Deja que ocurra). Menurut CEO FilmSharks Guido Rud, kisahnya memadukan kelembutan, duka, cinta, keluarga, perjalanan, dan harapan.
Jorge Alonso duduk di kursi sutradara sekaligus menulis naskah bersama Sara Belloso. Versi layar lebarnya diperkuat Maxi Iglesias, Margarida Corceiro, dan Sebastián Zurita.
Sinopsis: Leah, Axel, dan Garis yang Kabur
Cerita berpusat pada Leah (Corceiro), pelukis muda yang berjuang pulih dari kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tuanya. Saat sang kakak pindah, ia menitipkan Leah kepada sahabatnya, Axel.
Axel berusaha membantu Leah menemukan dirinya yang dulu. Ia tidak tahu Leah selama ini menyimpan rasa cinta padanya. Hubungan mereka bergerak di antara kedekatan dan hal yang terlarang.
Pengambilan gambar dilakukan di sepanjang pesisir utara Spanyol, mencakup San Sebastián, Zumaia, dan Zarautz, plus Madrid. Lokasi-lokasi ini memberi latar visual khas untuk drama romantis tersebut.
Rilis Warner Bros. dan Rencana Amerika Latin
Warner Bros. Pictures Spain merilis film ini di bioskop Spanyol pada Juni lalu. Produksinya digarap Versus Entertainment, Lyo Media, dan Bixagu Entertainment bersama Elephantec Global dan CRE84U.
HBO Max dan Warner Bros. Pictures Spain turut berpartisipasi dalam proyek ini. Kesepakatan teater untuk Amerika Latin disebut "segera" tercapai.
FilmSharks juga tengah menyiapkan Pay-1 deal untuk kawasan Amerika Latin bersama salah satu platform streaming besar. Rud menyampaikan hal itu tanpa menyebut nama platformnya.
Jejak Kolaborasi FilmSharks dan Warner Bros.
Ini bukan kerja sama pertama FilmSharks dengan Warner Bros. Keduanya sebelumnya menangani "Ask Me for Anything" (Pídeme lo que quieras) yang sukses secara global.
Keberhasilan itu membuat kedua pihak kembali bekerja sama untuk "All That We Never Were". Pola ini menunjukkan minat pasar internasional terhadap adaptasi novel romantis Spanyol masih kuat.
Dengan tambahan Prancis dan India, film ini memperluas jangkauan ke dua pasar yang jarang kebagian drama romantis Eropa secara serentak. Untuk pasar Indonesia, belum ada informasi mengenai jadwal tayang resmi.