KUBU RAYA — Penguatan sistem kelistrikan di lokasi pengolahan air PT Karya Teknik Khatulistiwa dilakukan dengan mengoptimalkan jaringan untuk menopang operasional mesin Reverse Osmosis (RO). Penyambungan dan penyalaan listrik berdaya 197 kVA tersebut telah rampung pada Minggu (13/9).
Fasilitas itu memiliki kapasitas produksi sekitar 180 ton air bersih per hari untuk memenuhi kebutuhan wilayah Kubu Raya dan sekitarnya. Sebanyak 100 ton per hari di antaranya dialokasikan berdasarkan permintaan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Respons Cepat PLN untuk Mesin Pengolahan Air
Manager Teknik PT Karya Teknik Khatulistiwa, Jalal, menyampaikan apresiasi atas respons cepat PLN menindaklanjuti kebutuhan kelistrikan di fasilitas perusahaannya. Ia menekankan keandalan pasokan listrik menentukan optimalnya operasional mesin pengolahan air.
"Kami mengapresiasi respons cepat PLN dalam menindaklanjuti kebutuhan kelistrikan di fasilitas pengolahan air bersih kami. Keandalan pasokan listrik sangat penting untuk memastikan mesin pengolahan air dapat beroperasi secara optimal, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat," ujar Jalal.
Menurut Jalal, dukungan kelistrikan menjadi salah satu faktor penjaga kesinambungan operasional mesin. Dengan pasokan yang andal, produksi 180 ton air bersih per hari diharapkan tersalurkan penuh kepada warga yang membutuhkan.
"Kami berharap dengan dukungan kelistrikan yang semakin andal, operasional pengolahan air dapat berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terhadap air bersih dapat terpenuhi," katanya.
Bupati Sujiwo Sebut Sinergi Kunci Hadapi Kemarau
Bupati Kubu Raya Sujiwo menilai sinergi antar-pihak diperlukan untuk membantu masyarakat menghadapi keterbatasan air bersih selama musim kemarau. Ia menyoroti percepatan penyediaan listrik untuk kebutuhan pompa pengolahan air.
"Kami mengapresiasi dukungan PLN dalam mempercepat penyediaan listrik untuk kebutuhan pompa pengolahan air. Air bersih yang nantinya dikelola PT Karya Teknik Khatulistiwa diharapkan dapat membantu masyarakat Kubu Raya yang saat ini menghadapi kesulitan air bersih akibat musim kemarau," kata Sujiwo.
Komitmen PLN: Listrik untuk Layanan Publik
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menyatakan dukungan terhadap fasilitas pengolahan air bersih merupakan bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan layanan kelistrikan yang responsif bagi kebutuhan berdampak langsung ke masyarakat.
"PLN berkomitmen memberikan dukungan terhadap kebutuhan kelistrikan yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Penguatan keandalan listrik untuk fasilitas pengolahan air bersih ini merupakan bagian dari upaya PLN memastikan energi listrik dapat mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat Kubu Raya," ujar Maria.
Maria menambahkan, PLN terus berkoordinasi dengan pelanggan dan pemangku kepentingan untuk memastikan aspek teknis, keselamatan, dan keandalan sistem kelistrikan terpenuhi.
"Bagi PLN, keandalan listrik bukan hanya tentang menyalakan peralatan, tetapi juga memastikan energi listrik dapat mendukung aktivitas masyarakat dan pelayanan publik yang membutuhkan. Karena itu, kami akan terus memastikan kebutuhan kelistrikan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat dapat dilayani dengan baik," tuturnya.
Dengan penguatan pasokan listrik tersebut, fasilitas pengolahan air bersih PT Karya Teknik Khatulistiwa diharapkan beroperasi optimal mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Kubu Raya, khususnya selama musim kemarau.