Pencarian

Aktivitas Fisik Anak: Kenapa Penting untuk Tumbuh Kembang Optimal

Senin, 05 Oktober 2026 • 10:23:01 WIB
Aktivitas Fisik Anak: Kenapa Penting untuk Tumbuh Kembang Optimal
Bayi berlatih berguling di atas matras dalam pengawasan orang tua.

KALIMANTAN BARAT — Kemampuan berguling, merayap, hingga merangkak adalah fondasi tumbuh kembang anak yang sering luput dari perhatian. Arif Budhi Santoso, pemilik Sekolah Anak Autis & Special Need DALTA OZORA Madiun, menjelaskan bahwa aktivitas fisik punya kaitan erat dengan milestone perkembangan. Simak penjelasan lengkapnya agar ibu tidak melewatkan tanda-tanda yang perlu diwaspadai.

Setiap tahap gerak bayi bukan sekadar pencapaian fisik biasa. Kemampuan menggerakkan tangan dan kaki, berguling, merayap, sampai merangkak menjadi dasar bagi perkembangan koordinasi, keseimbangan, hingga kemandirian anak di kemudian hari. Ketika tahapan ini terlewat atau terlambat, dampaknya bisa berlanjut ke aspek tumbuh kembang lainnya.

Mengapa Aktivitas Fisik Penting Sejak Dini

Arif Budhi Santoso menegaskan bahwa aktivitas fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pencapaian milestone anak. Perkembangan motorik kasar umumnya dimulai dari gerakan sederhana seperti menggerakkan tangan dan kaki, lalu berlanjut ke berguling, merayap, dan merangkak.

Jika proses gerak pada bayi mengalami gangguan atau keterlambatan, kondisi itu bisa memicu atau memperberat gangguan tumbuh kembang di kemudian hari. Contoh paling umum adalah keterlambatan berjalan yang sering dianggap sepele, padahal bisa menjadi sinyal adanya masalah yang lebih serius.

Dampak Kurang Gerak pada Anak dengan Perkembangan Normal

Arif menjelaskan bahwa kurangnya aktivitas fisik tidak hanya berdampak pada anak dengan kondisi khusus. Anak dengan perkembangan tipikal normal pun bisa terpengaruh jika aktivitas fisiknya minim.

Dampak yang muncul antara lain anak menjadi malas, kurang berinisiatif, dan kurang mandiri. Ini menunjukkan bahwa stimulasi gerak berperan besar dalam membentuk karakter dan kemandirian anak, bukan hanya kemampuan motoriknya.

Ketika Gangguan Tumbuh Kembang Memengaruhi Kemampuan Gerak

Hubungan antara aktivitas fisik dan tumbuh kembang berjalan dua arah. Gangguan tumbuh kembang tertentu yang ada sejak lahir juga dapat memengaruhi kemampuan anak melakukan aktivitas fisik.

Arif mencontohkan anak dengan Cerebral Palsy (CP) yang sejak awal mengalami gangguan gerak. Kondisi ini turut berpengaruh terhadap aktivitas dan kemampuan perkembangan lainnya, termasuk kemampuan berbicara. Artinya, gangguan gerak tidak berdiri sendiri, tetapi bisa berdampak pada banyak aspek perkembangan anak.

Tanda yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Beberapa tanda berikut sebaiknya tidak diabaikan begitu saja. Jika bayi mengalami keterlambatan dalam berguling, merayap, merangkak, atau berjalan dibandingkan anak seusianya, ada baiknya ibu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

  • Bayi jarang bergerak aktif atau tampak pasif saat bermain
  • Keterlambatan mencapai milestone motorik kasar sesuai usianya
  • Anak menunjukkan kurangnya inisiatif dan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari
  • Gerakan tubuh terlihat kaku atau tidak simetris

Semakin dini tanda-tanda ini dikenali, semakin cepat pula intervensi yang bisa diberikan. Jangan menunggu sampai anak jauh tertinggal dari teman seusianya.

Cara Mendukung Aktivitas Fisik Anak Sehari-hari

Stimulasi gerak bisa dilakukan dengan cara sederhana di rumah. Biarkan bayi tengkurap dalam pengawasan untuk melatih otot leher dan punggung, ajak bermain bola, atau sediakan waktu khusus untuk bergerak bebas tanpa gadget.

Untuk anak yang lebih besar, aktivitas seperti berlari, melompat, dan bermain di luar ruangan membantu melatih koordinasi dan keseimbangan. Yang terpenting, konsisten dan sesuaikan dengan usia serta kemampuan anak.

Mendukung aktivitas fisik anak adalah investasi jangka panjang untuk tumbuh kembangnya. Mulai dari langkah kecil di rumah, ibu bisa membantu anak mencapai milestone-nya dengan lebih optimal.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks