KALIMANTAN BARAT — Kodim 1208/Sambas menegaskan rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2027 tidak memungut biaya apa pun dan bebas dari praktik pencaloan. Penegasan ini disampaikan Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo M.A.P melalui arahan Jam Komandan, Selasa (13/10/2026), sebagai peringatan bagi calon prajurit dan orang tua agar tidak percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
Menurut Kodim, kelulusan menjadi prajurit hanya bisa diraih lewat kemampuan, kesiapan, dan pemenuhan persyaratan yang telah ditentukan. Tidak ada jalur pintas berupa setoran uang kepada oknum tertentu.
Poin Penegasan Kodim 1208/Sambas
- Tanpa biaya: Seluruh tahapan rekrutmen TNI AD Tahun Anggaran 2027 tidak memungut biaya di luar ketentuan resmi.
- Tanpa calo: Tidak ada pihak yang berwenang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
- Prosedur berlaku: Penerimaan dilaksanakan sesuai aturan yang ditetapkan, bukan berdasarkan kedekatan atau transaksi.
- Peran Babinsa: Bintara Pembina Desa diterjunkan menyosialisasikan proses rekrutmen yang transparan, objektif, dan akuntabel.
Imbauan untuk Calon Prajurit dan Orang Tua
Kodim 1208/Sambas mengimbau masyarakat, khususnya calon prajurit dan orang tua, agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang. Modus semacam itu kerap muncul menjelang pembukaan seleksi dan menyasar keluarga yang ingin anaknya segera lolos.
Masyarakat diminta segera melaporkan ke Kodim atau aparat terdekat apabila menemukan indikasi pencaloan maupun praktik penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen TNI AD. Pelaporan dini dinilai penting untuk memutus rantai penipuan sebelum ada korban.
Kenapa Penegasan Ini Penting
Kasus penipuan berkedok rekrutmen TNI memang berulang setiap tahun. Pelaku biasanya mengaku memiliki koneksi ke panitia pusat atau daerah, lalu meminta transfer bertahap dengan janji kelulusan. Korban umumnya baru sadar setelah uangnya raib dan nama mereka tak pernah muncul di pengumuman resmi.
Karena itu, calon pelamar sebaiknya hanya mengakses informasi dari kanal resmi, seperti Kodim setempat, Korem, atau laman penerimaan prajurit TNI AD. Semua pengumuman tahapan seleksi juga disampaikan terbuka, sehingga peserta bisa memantau sendiri statusnya.
Tips Sebelum Mendaftar
Siapkan dokumen dan persyaratan administrasi sejak awal, lalu pastikan kebugaran fisik terjaga karena seleksi prajurit menuntut tes jasmani. Jangan pernah menyerahkan uang dalam bentuk apa pun kepada oknum yang mengaku bisa memperlancar kelulusan.
Informasi lengkap soal jadwal dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui website resmi TNI AD atau langsung ke Kodim 1208/Sambas.
Rekrutmen yang bersih dimulai dari pelamar yang berani menolak tawaran jalur pintas.