PONTIANAK — Kegiatan bertema "Polisi Bersama Masyarakat" itu menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi. Donor darah serentak ini melibatkan personel kepolisian hingga jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
70 dari 131 Peserta Lolos Skrining Donor Darah
Dari 131 peserta yang hadir di Gedung PMI Pontianak, sebanyak 70 orang dinyatakan berhasil mendonorkan darahnya. Sisanya tidak lolos tahap pemeriksaan kesehatan yang menjadi syarat wajib sebelum pengambilan darah.
Angka partisipasi bertambah ketika dihitung bersama Polres jajaran. Total pendonor yang memenuhi syarat dari gabungan Polda Kalbar dan polres-polres di wilayahnya mencapai 490 orang.
Capaian itu menunjukkan tingginya keterlibatan personel Polri dan pihak terkait dalam aksi kemanusiaan, terutama untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Kombes Pol Bambang Suharyono: Setetes Darah Sangat Berarti
Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menyebut donor darah sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Menurutnya, peran kepolisian tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi sesama. Setetes darah yang kita donorkan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Warga
Bidhumas Polda Kalbar berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di kalangan personel Polri maupun masyarakat luas. Peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri dijadikan momentum memperkuat kedekatan Polri dengan warga melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi kemanusiaan.
Kegiatan donor darah ini juga menjadi bagian dari rangkaian bakti kesehatan yang digelar serentak, dengan PMI Pontianak sebagai lokasi pengambilan darah di ibu kota provinsi.