KALIMANTAN BARAT — Kia memperkenalkan Seltos 2027 sebagai SUV terkecil di lini mereka yang kini memasuki generasi kedua. Mobil ini hadir dengan lembaran bodi yang sepenuhnya baru dan satu varian X-Line yang bergaya lebih kokoh. Transformasi ini membuat Seltos terlihat lebih dewasa dibanding pendahulunya.
Kia menyediakan dua pilihan mesin bensin untuk Seltos 2027. Pertama adalah mesin 2.0 liter empat silinder bertenaga 147 hp. Kedua adalah mesin turbo 1.6 liter empat silinder yang menghasilkan 190 hp, khusus untuk varian tertinggi SX X-Line.
Kedua mesin tersebut dipasangkan dengan transmisi otomatis 8-percepatan. Penggerak roda depan menjadi standar, sementara all-wheel drive tersedia sebagai opsi. Untuk pertama kalinya, Seltos juga ditawarkan dengan powertrain hybrid, yang diulas secara terpisah oleh Car and Driver.
Dalam pengujian langsung, Car and Driver mencatat waktu akselerasi 0-60 mph untuk varian mesin turbo 1.6 liter mencapai 8,2 detik. Angka ini lebih lambat 1,1 detik dibandingkan generasi sebelumnya. Penyebab utamanya adalah bobot tambahan yang mencapai ratusan pound lebih berat dari model lama.
Meski akselerasi kurang greget, karakter mesin turbo ini dinilai halus dan senyap. Kualitas berkendara secara keseluruhan disebut sangat nyaman. Namun, handling-nya tidak setajam rival seperti Mazda CX-30. Mesin dasar 2.0 liter diperkirakan akan jauh lebih lambat, namun belum diuji secara resmi.
Desain interior Seltos 2027 meminjam elemen dari SUV Kia yang lebih besar seperti EV9 dan Telluride. Dasbornya didominasi oleh satu panel tipis yang memuat layar sentuh 12,3 inci dan kluster instrumen digital 12,3 inci. Sistem pencahayaan ambient menawarkan 64 pilihan warna, dan sunroof panoramik tersedia sebagai opsi.
Kabinnya terasa lebih premium dibanding banyak pesaing di kelasnya. Ruang untuk penumpang cukup lega, termasuk di baris kedua. Jok belakang dapat direbahkan hingga 24 derajat untuk kenyamanan perjalanan jauh. Dua orang dewasa bisa duduk dengan nyaman di belakang.
Berdasarkan estimasi EPA, Seltos dengan mesin 2.0 liter dan penggerak roda depan mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga 30 mpg (sekitar 12,7 km/l) dalam kombinasi. Varian all-wheel drive turun menjadi 28 mpg (sekitar 11,9 km/l). Sementara itu, mesin turbo 1.6 liter memiliki rating 26 mpg (sekitar 11 km/l) untuk kombinasi.
Untuk kapasitas kargo, ruang bagasi di belakang jok belakang mencapai 28 kaki kubik. Jika jok belakang dilipat, ruang muat membesar menjadi 64 kaki kubik. Seltos juga mampu menarik beban hingga 2.000 pon jika dilengkapi dengan hitch, cukup untuk trailer utilitas ringan.
Car and Driver belum merilis rekomendasi varian terbaik secara spesifik, namun menyediakan alat perbandingan untuk membantu konsumen memilih. Informasi harga resmi untuk pasar global belum diumumkan bersamaan dengan artikel ini.
Untuk pasar Indonesia, Kia Seltos generasi kedua diperkirakan akan hadir dalam beberapa waktu ke depan, namun belum ada konfirmasi resmi dari PT Kreta Indo Artha (KIA Indonesia). Perubahan signifikan pada desain dan penambahan varian hybrid menjadi daya tarik utama yang patut ditunggu.