KALIMANTAN BARAT — Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 hari ini membuka pintunya untuk kalangan media di ICE BSD City, Tangerang. Pameran ini menjadi panggung utama bagi para agen pemegang merek (APM) untuk mengenalkan strategi bisnis, teknologi, dan lini produk terbaru mereka ke pasar Indonesia.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Putu Juli Ardika menegaskan, GIIAS edisi ke-33 ini bukan sekadar ajang pameran tahunan. Menurutnya, pameran ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekosistem industri otomotif nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“GIIAS bukan sekadar pameran otomotif tahunan, melainkan sebuah momentum strategis untuk terus menggerakkan, memperkuat, dan mendorong pertumbuhan industri otomotif masa depan,” ujar Putu dalam sambutannya di ICE BSD, Rabu (29/7/2026).
Pada kategori kendaraan penumpang, deretan nama besar seperti Toyota, Honda, Hyundai, hingga BYD dan Chery dipastikan hadir. Merek premium seperti BMW, Mercedes-Benz, dan Lexus juga tak ketinggalan. Beberapa pendatang baru seperti Aletra, VinFast, dan Xpeng ikut meramaikan lantai pameran.
Untuk segmen roda dua, pengunjung bisa menyaksikan produk dari Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, hingga Royal Enfield. Produsen motor listrik seperti Alva, Polytron, dan Maka Motors juga turut ambil bagian, menandakan semakin seriusnya geliat elektrifikasi di sektor ini.
Putu menjelaskan, kondisi ekonomi global yang penuh dinamika tidak menyurutkan optimisme pelaku industri terhadap pasar dalam negeri. Ia menilai GIIAS menjadi bukti nyata bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar otomotif paling menarik di Asia Tenggara.
“Di tengah tantangan dan dinamika ekonomi global, GIIAS hadir sebagai katalis penting yang membuktikan ketahanan potensi pasar Indonesia,” kata Putu.
Lebih jauh, ia menyebut pameran ini menjadi ajang bagi industri untuk menunjukkan komitmen jangka panjangnya. Komitmen itu diwujudkan lewat investasi baru, peningkatan kapasitas produksi lokal, hingga memperkuat posisi Indonesia sebagai basis ekspor kendaraan utuh ke berbagai negara.
GIIAS 2026 tidak hanya diramaikan oleh pabrikan kendaraan. Lebih dari 120 perusahaan industri pendukung turut memeriahkan acara. Mereka menampilkan produk aksesori, ban, pelumas, suku cadang, hingga teknologi dan layanan otomotif terkini.
Untuk masyarakat umum, pintu pameran baru akan dibuka mulai Kamis (30/7/2026). GIIAS 2026 menjadi salah satu barometer utama untuk melihat arah industri otomotif Indonesia, khususnya dalam transisi menuju era elektrifikasi.