KALIMANTAN BARAT — Perintah tersebut disampaikan Prabowo saat acara peresmian motor listrik nasional di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis. Ia menegaskan, sumber energi alternatif Indonesia sangat melimpah, mulai dari surya hingga hidrogen alam, sehingga ketergantungan pada energi luar negeri harus diakhiri.
"PLN harus tinggalkan pembangkit listrik dari diesel, kurang lebih 13 gigawatt harus segera kita tinggalkan, dan sumber-sumber energi lainnya ternyata sungguh sangat banyak," ujar Prabowo dalam sambutannya.
Langkah de-dieselisasi ini bukan tanpa alasan. Setiap tahun, Indonesia mengeluarkan dana hingga 30 miliar dolar AS untuk mengimpor BBM. Angka ini menjadi beban besar bagi keuangan negara, terlebih saat terjadi gejolak geopolitik seperti perang atau perang dagang yang langsung berdampak pada harga energi global.
"Kita terlalu besar untuk menggantungkan diri kepada pihak luar. Ada perang di tempat yang jauh, rakyat kita bisa korban. Kita enggak ada kepentingan. Ada pertikaian di mana, ada perang dagang di mana, kita kena," tegas Prabowo.
Menurutnya, para ilmuwan dan peneliti Indonesia terus menemukan potensi energi baru yang luar biasa, termasuk cadangan hidrogen alam yang sangat besar. Sumber-sumber ini dinilai jauh lebih bersih dibandingkan BBM yang berbahan bakar fosil.
Sejalan dengan penutupan PLTD, pemerintah menargetkan pembangunan PLTS dengan total kapasitas hingga 100 GW di berbagai daerah. Prabowo menargetkan seluruh pembangkit surya itu rampung dalam waktu empat tahun.
"Tahun ini saja, target kita 30 gigawatt," sambung Presiden.
Program ini menjadi bagian dari upaya besar mewujudkan kemandirian energi nasional. Prabowo optimistis Indonesia mampu bangkit dengan mengelola sumber daya alamnya sendiri, asalkan ada komitmen kuat untuk menjaga dan mengelolanya dengan baik.
"Ternyata, kalau kita belajar dengan benar, tidak usah terlalu lama, kita mengerti Indonesia memiliki kekuatan luar biasa. Indonesia memiliki sumber daya alam luar biasa, tinggal kita bisa atau tidak menjaga dan mengelolanya," pungkasnya.