Pencarian

TB Rimba Megah XV Tenggelam di Perairan Pulau Meledang Kayong Utara, 1 ABK Meninggal dan 2 Masih Hilang

Senin, 24 Agustus 2026 • 16:16:01 WIB
TB Rimba Megah XV Tenggelam di Perairan Pulau Meledang Kayong Utara, 1 ABK Meninggal dan 2 Masih Hilang
TB Rimba Megah XV tenggelam di Perairan Pulau Meledang, Kayong Utara, akibat dihantam tongkang yang ditariknya sendiri.

KAYONG UTARA — Kecelakaan kapal tunda terjadi di Perairan Pulau Meledang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. TB Rimba Megah XV tenggelam setelah dihantam tongkang yang ditariknya sendiri akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

Kapal yang berlayar dari Pontianak menuju Pulau Kendawangan itu membawa tujuh orang awak kapal. Hingga kini, dua ABK masih dalam pencarian, satu ditemukan meninggal dunia, dan empat lainnya berhasil diselamatkan.

Kronologi Tenggelamnya TB Rimba Megah XV

TB Rimba Megah XV berangkat dari Perairan Pontianak pada 15 Agustus 2026. Kapal ini menarik Tongkang Prima Samudra II dalam kondisi kosong.

Kapal dilaporkan hilang kontak pada 17 Agustus 2026. Tiga hari kemudian, tepatnya 20 Agustus 2026 sekitar pukul 02.30 WIB, kapal tenggelam setelah tongkang yang ditariknya menghantam kapal akibat cuaca buruk.

Korban Selamat dan Meninggal Dunia

Empat ABK yang ditemukan selamat adalah Rian Hairullah (22), Aldi (29) selaku Mualim I, Irwansyah (58) selaku KKM, dan Makmur (44) selaku Nahkoda. Mereka dievakuasi ke pelabuhan dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan.

Sementara itu, M. Kasim (62) yang berperan sebagai kelasi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dua ABK lainnya masih hilang, yakni Rikal Tiku Padang (32) selaku Masinis II dan Abd. Rahman (19) selaku Juru Minyak.

Proses Evakuasi dan Pencarian Korban

Rian Hairullah menjadi korban pertama yang ditemukan. Ia berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat sekitar pukul 04.00 WIB pada 20 Agustus 2026 dan langsung dievakuasi ke Pulau Meledang.

Kantor SAR Pontianak menerima informasi kecelakaan ini dari seorang nelayan bernama Polos. Tim Rescue Unit Siaga SAR Kayong Utara kemudian diberangkatkan menggunakan RIB dan tiba di lokasi pada 21 Agustus 2026 pukul 08.46 WIB.

Luas Area Pencarian Mencapai 200 NM²

Operasi SAR hari kedua dan ketiga dilakukan dengan metode penyisiran paralel. Luas area pencarian mencapai 200 NM² dengan jarak antarjalur satu nautical mile.

"Kami bersama seluruh unsur SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan," ujar Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, Senin (24/8/2026).

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: berkatnewstv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks