KALIMANTAN BARAT — Diumumkan Selasa waktu setempat, ketiganya dinilai memiliki dedikasi dan keahlian luar biasa dalam departemen properti serta komunitas produksi hiburan secara luas.
Luis Castro memulai kariernya selama 25 tahun sebagai eksekutif chef, private chef, instruktur kuliner, dan pemilik restoran. Dalam dekade terakhir, ia beralih profesi menjadi food stylist untuk film dan serial seperti This Is Us, Westworld, 9-1-1, Bel-Air, Paradise, hingga Barbie. Di luar produksi, Castro juga mendirikan Imagine Cookin, perusahaan kelas memasak rumahan yang dirancang khusus untuk individu neurodivergen.
Sementara itu, Trish Reilly akan menerima Presidents Award berkat kariernya sebagai penata makanan di judul-judul seperti Obi-Wan, Rebel Moon, dan The Orville. Ia juga dikenal atas karyanya dalam menciptakan sajian kuliner untuk Grotesquerie serta membuat darah yang bisa diminum untuk American Horror Story.
Barry Wilkinson mendapat Lifetime Achievement Award setelah mengabdi 40 tahun di departemen properti. Namanya tercatat sebagai property master untuk Titanic, Indiana Jones and the Temple of Doom, Who Framed Roger Rabbit, dua film James Bond termasuk GoldenEye, dan kedelapan film Harry Potter.
Presiden PMG, Jeffrey Johnson, menyebut ketiga penerima penghargaan mewakili sisi berbeda dari komunitas property yang membuat industri ini istimewa. "Luis, Trish, dan Barry masing-masing mewakili bagian yang berbeda dan sangat berharga dari apa yang membuat komunitas property begitu istimewa. Karier dan kontribusi mereka mencerminkan keterampilan, kecerdikan, dan semangat yang bangga kami rayakan," ujarnya.
MacGuffin Awards digagas PMG untuk menyoroti dan mengangkat kualitas kerja seorang property master. Organisasi ini juga bertujuan meningkatkan kolaborasi antarperajin, mendidik anggota, dan menginspirasi generasi penerus di bidang tersebut.
Acara puncak yang berlangsung 12 September di Paramount Theatre, Hollywood, juga akan mengumumkan pemenang untuk kategori film, televisi, dan iklan. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa profesi di balik layar punya peran besar dalam menghidupkan cerita di layar.