Amri Syahnawi dan Fadia Jadi Kapten Badminton Indonesia di Asian Games 2026

Penulis: Nurul Huda  •  Kamis, 17 September 2026 | 15:20:31 WIB

KALIMANTAN BARAT — Amri Syahnawi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti terpilih sebagai kapten tim bulutangkis Indonesia untuk Asian Games 2026. Keduanya memimpin skuad Merah Putih setelah memenangi pemungutan suara internal atlet dan pelatih, dengan misi membawa pulang medali dari nomor beregu.

Pemilihan kapten berlangsung lewat voting di grup WhatsApp tim yang diikuti para atlet dan pelatih. Dari sejumlah nama yang diajukan, Amri dan Fadia keluar sebagai peraih suara terbanyak. Keduanya mengaku terkejut dengan hasil tersebut.

"Di grup Whatsapp tim ada beberapa nama yang bisa di-voting untuk menjadi kapten. Ternyata saya dan Fadia yang dipilih paling banyak. Kami merasa terhormat," kata Amri, Kamis (17/9).

Fadia sempat heran melihat perolehan suaranya. Pasalnya, jumlah suara yang masuk melebihi jumlah anggota tim putri.

"Di grup itu kan campuran, ada tim putra dan tim putri. Pas saya lihat hasil votingnya kaget juga, kok ada 15 suara padahal tim putri hanya 10 orang," ucap Fadia menambahkan.

Amri Sempat Sungkan Ada Senior di Skuad

Bagi Amri, menjadi kapten di ajang beregu adalah pengalaman pertama. Pebulutangkis ganda campuran itu mengaku sempat gugup karena dalam skuad masih ada senior seperti Jonatan Christie dan Fajar Alfian.

"Awalnya memang agak gugup, agak tidak enak, tapi lama-lama sudah di sini kami sering bareng, jalan dan makan bareng ternyata suasananya semua cair. Bonding di tim juga cukup baik," ujarnya.

Kekompakan itu jadi modal penting menjelang pertandingan beregu. Amri dan Fadia berharap kebersamaan yang terbangun bisa berdampak pada performa di lapangan.

Target Medali untuk Tim Putra dan Putri

Keduanya menargetkan medali dari nomor beregu. Amri menyasar emas untuk tim putra, sementara Fadia ingin tim putri mencapai target yang ditetapkan pelatih.

"Kalau harapannya pasti kami bisa membawa pulang medali emas untuk tim Putra. Semoga kami bisa selalu kompak dan hawa semangatnya terus dinaikkan," pesan Amri.

"Untuk tim putri, kami berharap kami bisa mencapai target dengan mendapat medali. Jadi harus semangat, jangan takut lawan siapapun," ucap Fadia dalam rilis resmi PBSI.

Jarak Hotel ke Arena Mencapai 27 Km

Tim bulutangkis Indonesia tiba di Nagoya pada Kamis (17/9) siang dan langsung menempati hotel yang telah disediakan. Asian Games 2026 tidak menyediakan perkampungan atlet, sehingga seluruh peserta berkumpul di Nagoya.

Hotel tempat atlet Indonesia menginap berjarak sekitar 27 km dari arena pertandingan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Perjalanan menuju lokasi pertandingan memakan waktu sekitar 40 menit.

Jarak tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi tim, terutama saat jadwal pertandingan padat. Kondisi ini juga berlaku bagi kontingen lain yang menginap di kawasan Nagoya.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top