Bunga Langka Andes Salvia messii, Nama Messi Diabadikan

Penulis: Mustofa Kamal  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:21:31 WIB
Bunga langka endemik Andes, Salvia messii, dinamai berdasarkan nama pesepakbola Lionel Messi.

KALIMANTAN BARAT — Peneliti menemukan spesies tumbuhan langka endemik pegunungan Andes Peru yang diberi nama Salvia messii, merujuk pada pesepakbola Argentina Lionel Messi. Spesies dari famili mint ini tumbuh di ketinggian 2.000–2.400 meter dan berstatus terancam punah akibat perubahan iklim serta kebakaran hutan. Penamaan ini menambah daftar flora dan fauna yang mengabadikan nama bintang sepak bola.

Tim peneliti dari Museum Sejarah Alam Universitas Nasional San Marco menemukan spesies baru tumbuhan berbunga di lereng pegunungan Andes, wilayah tengah dan selatan Peru. Spesies endemik itu diberi nama ilmiah Salvia messii, mengikuti aturan tata nama Latin internasional dengan akhiran huruf "i" pada nama belakang Lionel Messi untuk menandai kepemilikan.

Penamaan bukan tanpa alasan. Bunga Salvia messii memancarkan paduan warna biru muda dan putih yang identik dengan jersey tim nasional Argentina. Karakter visual inilah yang mendorong para peneliti mengaitkannya dengan kapten Albiceleste tersebut.

Karakteristik Salvia messii

Tumbuhan dari famili mint (Lamiaceae) ini mampu tumbuh hingga setinggi 1,5 meter. Daya tahannya terbilang ekstrem: Salvia messii bertahan hidup di lereng berbatu dan gersang pada ketinggian 2.000 hingga 2.400 meter di atas permukaan laut.

Spesies ini juga tercatat sebagai kerabat subspesies yang kaya manfaat medis, mulai dari kandungan antioksidan, antiinflamasi, hingga antiseptik. Potensi tersebut menjadikannya objek menarik bagi riset farmasi ke depan.

Populasi Rentan dan Ancaman Kepunahan

Ketua tim penelitian Paul Gonzales menyebut keberadaan spesies ini krusial karena kondisi populasinya sangat rentan di alam liar. Ancaman utama datang dari dua arah sekaligus.

"Spesies ini terancam punah terutama akibat dampak perubahan iklim yang ekstrem dan maraknya kebakaran hutan di wilayah Andes," kata Paul Gonzales dalam laporan ilmiahnya, dikutip NYTimes, Minggu (18/10).

Status terancam punah itu membuat temuan ini bukan sekadar catatan taksonomi baru. Konservasi habitat di ketinggian Andes menjadi prasyarat agar populasi Salvia messii tidak menyusut lebih jauh.

Alasan Emosional di Balik Nama Messi

Peneliti asal Argentina yang turut terlibat dalam studi, Rolando Uria, mengungkapkan alasan emosional pemilihan nama mantan pemain Albiceleste berusia 39 tahun tersebut. Baginya, ada paralel antara ketangguhan Messi di lapangan dan kemampuan adaptasi tanaman ini.

"Kami ingin mengabadikan warisan dan keandalan sosok Lionel Messi di lapangan ke dalam nama tumbuhan yang memiliki kemampuan adaptasi luar biasa di lingkungan keras ini. Salvia messii secara harfiah bermakna 'tanaman Messi'," ujar Rolando Uria.

Bukan Pertama Kali Nama Pesepakbola Jadi Nama Spesies

Fenomena penamaan flora dan fauna menggunakan nama bintang lapangan hijau bukan hal baru. Peneliti asal Spanyol Jesus Ortea sempat menamai spesies moluska laut baru dari nama kiper veteran Cape Verde, Vozinha.

Ortea juga mengabadikan nama mantan kiper Real Madrid Keylor Navas untuk spesies siput laut mungil temuannya pada 2019 lalu. Praktik ini lazim di dunia taksonomi sebagai bentuk penghormatan sekaligus cara menarik perhatian publik pada isu keanekaragaman hayati.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top