PONTIANAK — Pelantikan ini digelar bersamaan dengan pengukuhan Pengurus Kwartir Daerah dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat untuk masa bakti 2025–2030. Prosesi tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn.) Budi Waseso.
Norsan menegaskan bahwa jabatan barunya bukan sekadar posisi seremonial. Ia ingin menghadirkan energi baru di tubuh Pramuka Kalbar agar kontribusinya lebih terasa di tengah masyarakat.
Program Pramuka Harus Masuk ke Agenda Masyarakat
"Mari kita jadikan Pramuka sebagai gerakan yang aktif membangun karakter generasi muda sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui semangat pengabdian, persatuan, dan kolaborasi," ujar Norsan dalam sambutannya, Jumat.
Ia meminta program kepramukaan tidak lagi eksklusif di lingkungan sekolah atau perkemahan. Menurutnya, kegiatan Pramuka harus hadir dalam berbagai agenda kemasyarakatan. Mulai dari pelestarian lingkungan, penguatan literasi, pengembangan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Amanah yang diterima sebagai Ketua Mabida bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi merupakan komitmen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, Gerakan Pramuka, dunia pendidikan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat dalam membina generasi muda yang unggul," tegasnya.
Tugas Baru untuk Kwartir Daerah dan Lembaga Keuangan
Gubernur memberikan arahan spesifik kepada tiga pilar organisasi yang baru dilantik. Kepada Kwartir Daerah, ia meminta program kerja menjangkau seluruh kabupaten dan kota, memperkuat pembinaan gugus depan, serta menghadirkan inovasi dalam kegiatan kepramukaan.
Sementara itu, Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Daerah diminta menjaga tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Norsan menekankan bahwa kredibilitas organisasi dimulai dari pengelolaan keuangan yang bersih.
Pesan untuk Anggota Pramuka: Bukan Sekadar Seragam
Kepada para anggota Pramuka dan generasi muda Kalbar, Norsan berpesan agar terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Ia meminta mereka memanfaatkan teknologi secara bijak, peduli terhadap sesama, serta tetap memegang teguh nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma.
"Tunjukkan bahwa Pramuka bukan sekadar seragam dan atribut, tetapi identitas generasi muda yang berkarakter, adaptif, berintegritas, dan siap memimpin masa depan Kalimantan Barat," pesannya.
Apresiasi dari Kwartir Nasional
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalbar dan seluruh jajaran pengurus yang terus mendukung penguatan Gerakan Pramuka. Menurutnya, kualitas organisasi sangat ditentukan oleh kepemimpinan dan kolaborasi seluruh unsur, mulai dari kwartir daerah, kwartir cabang, gugus depan, pembina, pelatih, hingga anggota.
"Gerakan Pramuka harus bergerak dalam satu visi dan misi untuk memberikan pengabdian terbaik bagi generasi muda Indonesia," pungkas Budi Waseso.