Pencarian

Garden Finance Matikan Aplikasi Usai Peretasan Rp 7,4 Miliar oleh Pihak Ketiga

Selasa, 28 Juli 2026 • 07:43:16 WIB
Garden Finance Matikan Aplikasi Usai Peretasan Rp 7,4 Miliar oleh Pihak Ketiga
Garden Finance menonaktifkan sementara aplikasinya setelah mengalami peretasan yang melibatkan pihak penyelesai transaksi eksternal pada Selasa (15/4).

KALIMANTAN BARAT — Garden Finance untuk sementara menonaktifkan aplikasinya setelah mengalami eksploitasi keamanan yang melibatkan pihak penyelesai transaksi eksternal (solver). Perusahaan riset keamanan kripto Blockaid mengonfirmasi insiden ini pada Selasa (15/4) dan memperkirakan kerugian mencapai 450.000 USDT.

Dana Pengguna Aman, Celah di Infrastruktur Mitra

Blockaid menjelaskan bahwa peretasan tidak menembus sistem utama Garden Finance. "The breach was limited to the solver's infrastructure," tulis tim Blockaid dalam laporannya. Artinya, celah keamanan hanya terjadi pada sistem pihak ketiga yang bertugas mengeksekusi transaksi.

Garden Finance menegaskan tidak ada dana pengguna yang terpengaruh. Protokol langsung mengambil langkah darurat dengan mematikan seluruh layanan aplikasi untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

Langkah Investigasi dan Pemulihan Aset

Garden Finance telah menggandeng beberapa firma keamanan blockchain untuk menyelidiki akar masalah. Tim forensik digital saat ini tengah melacak pergerakan aset yang dicuri dan berupaya melakukan pemulihan.

Sebelum layanan aplikasi kembali aktif, Garden Finance berencana menyelesaikan audit keamanan menyeluruh. "We are working to complete security reviews before restoring services," tulis perwakilan protokol dalam pengumuman resmi.

Modus Serangan: Eksploitasi Solver Eksternal

Dalam ekosistem DeFi, solver adalah entitas pihak ketiga yang bertugas menemukan jalur transaksi paling efisien antar protokol. Insiden ini menunjukkan bahwa titik lemah tidak selalu berasal dari kode smart contract utama, melainkan bisa dari infrastruktur mitra yang terhubung.

Blockaid belum merinci teknik spesifik yang digunakan peretas. Namun, pola serangan terhadap solver eksternal mulai sering terjadi seiring kompleksitas rantai transaksi di dunia kripto.

Dampak ke Pengguna dan Jadwal Pemulihan

Bagi pengguna Garden Finance di Indonesia yang mungkin menyimpan aset di protokol ini, tidak ada tindakan khusus yang diperlukan saat ini. Dana tetap aman di smart contract utama selama proses investigasi berlangsung.

Belum ada kepastian kapan aplikasi akan kembali beroperasi. Garden Finance berjanji akan memberikan pembaruan berkala dan baru mengaktifkan layanan setelah seluruh pemeriksaan keamanan selesai.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa proyek DeFi tetap perlu mewaspadai risiko dari mitra eksternal, bukan hanya keamanan kode internal. Untuk pengguna yang baru mengenal istilah solver, sebaiknya memahami bahwa setiap lapisan infrastruktur dalam transaksi kripto bisa menjadi celah potensial.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gadgets360.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks