Pencarian

Gubernur Kalbar Ria Norsan Apresiasi RS Medika Djaya yang Berusia 4 Tahun, Sebut Dokter Spesialis Jadi Kekuatan Utama

Selasa, 28 Juli 2026 • 18:21:32 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan Apresiasi RS Medika Djaya yang Berusia 4 Tahun, Sebut Dokter Spesialis Jadi Kekuatan Utama
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri syukuran HUT ke-4 RS Medika Djaya di Pontianak, Senin (18/3) malam.

PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri syukuran HUT ke-4 RS Medika Djaya di Aula rumah sakit yang berlokasi di Jalan Paris I, Pontianak, Senin malam. Turut mendampingi Ketua TP-PKK Provinsi Kalbar yang juga Bupati Mempawah Erlina dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dr. Erna Yulianti.

Dalam sambutannya, Norsan menyoroti pencapaian RS Medika Djaya yang dinilainya melampaui ekspektasi. Ia menganalogikan usia empat tahun yang biasanya baru bisa berjalan, tetapi rumah sakit ini sudah menunjukkan lompatan besar.

“Usia 4 tahun ini bukanlah usia yang sudah berpengalaman. Kalau anak-anak usia 4 tahun itu baru bisa berjalan. Tapi tidak dengan rumah sakit ini. Mudah-mudahan dengan usianya yang 4 tahun ini, yang tadi sudah bintang 4, nanti bertambah menjadi bintang 5,” ujarnya.

Dokter Spesialis Jadi Daya Tarik Utama

Norsan menilai salah satu faktor kunci perkembangan RS Medika Djaya adalah keberadaan dokter spesialis yang sudah memiliki reputasi di Kalbar. Ia menyebut nama dr. Gede Sanjaya, Sp.OT., sebagai contoh tenaga medis yang menjadi andalan rumah sakit.

“Yang hebatnya ini, ada seorang dokter yang sudah ternama di Kalimantan Barat, dr. Gede Sanjaya. Lengkap ya, ibunya ahli rehabilitasi medik, bapaknya yang operasi, anaknya juga operasi. Luar biasa,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Menurut data yang disampaikan dalam acara tersebut, RS Medika Djaya saat ini memiliki 20 dokter spesialis. Gubernur menilai jumlah ini menjadi bukti komitmen manajemen dalam meningkatkan mutu pelayanan.

Pasien Tak Perlu Lagi ke Kuching

Norsan berharap RS Medika Djaya terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat Kalbar semakin percaya untuk berobat di daerah sendiri. Ia menyinggung kebiasaan warga mencari layanan kesehatan ke luar negeri, seperti Kuching, Malaysia.

Menurutnya, kualitas tenaga medis dan fasilitas kesehatan di Kalbar saat ini sudah semakin baik dan memiliki daya saing. Karena itu, peningkatan mutu pelayanan harus terus diiringi dengan pelayanan yang humanis.

“Pesan saya, berikanlah pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan. Pelayanan itu bukan hanya pengobatan, tetapi juga berikan senyum terbaik saat melayani pasien. Senyum itu 50 persen dari obat. Jangan jutek-jutek,” tuturnya.

Harapan untuk Pelayanan Inklusif

Menutup sambutannya, Gubernur menitipkan harapan agar RS Medika Djaya terus menjaga profesionalisme dan memperluas akses pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia juga mendorong penguatan kemitraan dengan BPJS Kesehatan.

“Teruslah memberikan pelayanan dengan profesionalisme sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Hadirkan senyum, empati, kesabaran, dan perhatian. Ke depan saya berharap RS Medika Djaya semakin inklusif dan dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: majalahmataborneonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks