Pencarian

Karhutla Kalbar Mulai Mereda, Api di Bukit Peramas dan Gunung Palung Kayong Utara Belum Padam

Senin, 21 September 2026 • 10:17:01 WIB
Karhutla Kalbar Mulai Mereda, Api di Bukit Peramas dan Gunung Palung Kayong Utara Belum Padam
Petugas gabungan memantau titik api kebakaran hutan dan lahan di kawasan Bukit Peramas, Kayong Utara.

PONTIANAK — Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat menunjukkan perbaikan di banyak titik. Namun, dua daerah belum bisa dinyatakan bebas api. Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara masih menjadi fokus utama pemadaman.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan bahwa penurunan titik api terjadi di sejumlah wilayah. "Sampai hari ini alhamdulillah titik api sudah menurun. Hanya dua kabupaten ini yang belum padam-padam, Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara," kata Norsan di Pontianak, Jumat (18/9/2026).

Api di Ketapang Masih Menyala hingga Kamis Malam

Di Kabupaten Ketapang, kebakaran dilaporkan masih berlangsung hingga Kamis malam. Sementara di Kayong Utara, titik api terpantau di kawasan Bukit Peramas dan Gunung Palung.

Pemantauan hingga Jumat pagi menunjukkan api di sejumlah lokasi belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Tim gabungan yang terdiri dari pasukan darat, warga setempat, dan relawan dari berbagai daerah di Kalbar masih bekerja di lapangan.

"Di Bukit Peramas dan Gunung Palung terjadi kebakaran, tapi alhamdulillah sudah ditangani oleh tim gabungan, pasukan darat, bersama masyarakat, relawan dari kita juga sudah datang ke sana. Sampai tadi pagi saya monitor belum padam. Masih berusaha dipadamkan," ujar Norsan.

Medan Berbukit dan Minim Sumber Air Jadi Kendala

Kondisi geografis menjadi hambatan utama dalam proses pemadaman. Kawasan yang terbakar berada di wilayah berbukit dengan keterbatasan sumber air, sehingga penanganan dari jalur darat tidak mudah dilakukan.

"Karena kondisinya agak berat, berbukit, dan sumber air di situ tidak ada," kata Norsan.

Keterbatasan itu membuat pemerintah provinsi mengandalkan dukungan operasi udara. Norsan mengaku telah memerintahkan pengiriman satu unit pesawat water bombing ke Kayong Utara sejak Kamis malam.

"Tadi malam saya sudah perintahkan pasukan udara untuk mengirim water bombing satu ke sana," tuturnya.

Water Bombing Diarahkan ke Titik yang Sulit Dijangkau dari Darat

Operasi water bombing tersebut diharapkan membantu menjangkau kawasan yang sulit ditangani dari darat, terutama lokasi berbukit dan minim sumber air. Metode ini menjadi pelengkap upaya pemadaman yang sudah dilakukan tim darat.

Meski masih ada kebakaran di Ketapang dan Kayong Utara, pemerintah provinsi menyebut kondisi karhutla secara umum di Kalbar terus menunjukkan perkembangan positif. Penanganan di wilayah yang masih terbakar dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan kekuatan darat dan dukungan udara.

Pemerintah daerah bersama aparat, masyarakat, dan relawan terus berupaya mengendalikan api agar tidak meluas. Targetnya, kondisi karhutla di Kalbar bisa segera terkendali.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sekadau.suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks