Kendalikan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Kalbar Hadirkan Pasar Murah di Sintang

Penulis: Redaksi  •  Senin, 23 Februari 2026 | 15:46:04 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan meresmikan Operasi Pasar Murah di Sintang menjelang Ramadan.

SINTANG – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengambil langkah proaktif untuk menjaga daya beli masyarakat. Bekerja sama dengan Bank Kalbar, Pemprov menggelar Operasi Pasar Murah yang berlokasi di halaman Masjid Miftahul Jannah, Kabupaten Sintang, pada Senin (23/2).

Antusiasme warga Sintang terlihat sangat tinggi. Sejak pagi, masyarakat sudah mengantre demi mendapatkan paket sembako dan gas elpiji subsidi dengan harga di bawah rata-rata pasar.

Langkah Strategis Menekan Inflasi

Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, di sela-sela agenda Safari Ramadan. Menurutnya, operasi pasar ini bukan sekadar rutinitas, melainkan intervensi nyata untuk mengontrol laju inflasi daerah yang kerap melonjak menjelang hari besar keagamaan.

"Kami rutin mengadakan operasi pasar, khususnya di wilayah yang angka inflasinya cukup tinggi. Tujuannya jelas: memastikan masyarakat bisa beribadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga," tegas Ria Norsan.

Beberapa poin penting dari kegiatan ini meliputi:

Komoditas Utama: Penyediaan beras, gula pasir, minyak goreng, dan gas elpiji.

Target: Menjaga stabilitas harga pangan dan membantu kesejahteraan warga kurang mampu.

Pemantauan Berkelanjutan: Pemprov Kalbar berkomitmen terus mengawasi fluktuasi harga di seluruh wilayah Kalbar untuk menentukan titik intervensi selanjutnya.

Respon Positif Masyarakat

Kehadiran pasar murah ini menjadi oase bagi warga di tengah tren kenaikan harga pangan. Erna, salah satu warga setempat, menyampaikan rasa syukurnya atas program ini. Ia merasa sangat terbantu karena bisa menghemat pengeluaran dapur menjelang bulan puasa.

Selain memantau jalannya distribusi sembako, Gubernur Ria Norsan juga memanfaatkan momentum Safari Ramadan ini untuk berdialog dan menyerap aspirasi langsung dari warga Sintang. Hal ini menunjukkan sinergi antara upaya penguatan ekonomi dan penguatan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Reporter: Redaksi
Back to top