BMKG Kalbar Peringatkan Hujan Lebat 14-18 Mei dan Risiko Karhutla di 6 Kabupaten, Warga Diminta Waspada Banjir dan Kebakaran

Penulis: Luqman Arif  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 11:58:01 WIB
BMKG Kalbar mengimbau warga waspada hujan lebat dan risiko banjir di sejumlah wilayah mulai 14 Mei.

PONTIANAK — BMKG Kalbar mengeluarkan imbauan waspada cuaca ekstrem yang berlaku mulai Kamis (14/5) hingga awal pekan depan. Berdasarkan analisis dan prospek cuaca yang diperbarui pukul 07.00 WIB, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu genangan, banjir lokal, pohon tumbang, serta mengganggu aktivitas transportasi dan masyarakat di wilayah terdampak.

Wilayah Rawan Banjir dan Longsor Diminta Siaga

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. BMKG Kalbar mengingatkan agar warga tetap berhati-hati dalam beraktivitas selama periode hujan tersebut, terutama saat intensitas hujan tinggi dalam durasi lama.

Potensi Karhutla Justru Meningkat di Akhir Pekan

Di sisi lain, BMKG Kalbar juga memperingatkan adanya potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalbar pada periode 17 hingga 20 Mei 2026. Kondisi cuaca panas dan minim curah hujan di beberapa titik dapat meningkatkan risiko munculnya titik panas dan kebakaran lahan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta menjaga lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya karhutla. Imbauan ini menjadi krusial mengingat Kalbar termasuk provinsi dengan riwayat kebakaran lahan yang kerap meluas saat musim kemarau.

Informasi Cuaca Bisa Diakses Online

BMKG Kalbar menyediakan informasi lengkap terkait analisis dan prospek cuaca Kalimantan Barat melalui situs resmi mereka. Masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada data resmi dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

Dengan adanya potensi cuaca ekstrem ganda ini, warga Kalbar diharapkan bisa menyesuaikan aktivitas harian, terutama bagi nelayan, petani, dan pengguna jalan yang rentan terdampak perubahan cuaca mendadak.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top