SAMBAS — Pemerintah pusat melalui Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mulai memproses usulan pembangunan ruas jalan Serindang–Bukit Segoler di Kabupaten Sambas. Jalan sepanjang 5,4 kilometer itu dianggap strategis karena menghubungkan kawasan pertanian, irigasi, dan akses pendidikan di wilayah perbatasan.
Dari total panjang jalan, 2,4 kilometer sudah dibangun oleh pemerintah daerah. Sisanya, sekitar 3 kilometer, diusulkan mendapat pendanaan dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, menyebut kondisi jalan saat ini masih memprihatinkan. Sejumlah ruas belum beraspal, sementara yang sudah diaspal perlu peningkatan kualitas.
“Kalau jalan ini nantinya bisa ditingkatkan kualitasnya, manfaatnya akan sangat besar. Waktu tempuh masyarakat akan lebih singkat, biaya transportasi bisa ditekan, aktivitas ekonomi bergerak lebih cepat,” ujar Herzaky saat meninjau lokasi, Jumat (5/6/2026).
Menurut Herzaky, ruas jalan ini memiliki nilai strategis karena berada di kawasan pertanian dan terhubung dengan jaringan irigasi. Perbaikannya dinilai mendukung program swasembada pangan nasional.
Di sektor pendidikan, jalan tersebut menjadi akses utama menuju SMP Negeri 1 dan tiga sekolah dasar di sekitar Bukit Segoler. Herzaky menilai perbaikan jalan akan mempermudah mobilitas siswa, guru, dan masyarakat menuju fasilitas pendidikan.
“Jalan ini sangat strategis karena mendukung swasembada pangan, ketahanan air, akses pendidikan, sekaligus mempermudah pelaksanaan program prioritas pemerintah,” jelas dia.
Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur, Romi Firman, menekankan pentingnya kesiapan lahan dari pemerintah daerah dan desa. Ia juga meminta komitmen pemeliharaan aset setelah proyek selesai.
“Setelah program selesai, Pemerintah Daerah juga diharapkan berkomitmen melakukan pemeliharaan aset secara berkelanjutan agar tetap berfungsi optimal,” ujar Romi.
Kepala Desa Serindang, Bujang Efendi, menyambut baik rencana tersebut. Ia menyebut jalan ini sangat penting untuk distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, terutama Bapak Presiden Prabowo Subianto, atas perhatian terhadap pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat. Jika terealisasi, tentu akan sangat membantu dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Bujang.
Usulan jalan Serindang–Bukit Segoler kini masuk dalam tahap evaluasi bersama usulan daerah lain di seluruh Indonesia. Kemenko Infrastruktur bersama Kementerian PU mengawal proses agar anggaran tepat sasaran dan berdampak optimal bagi masyarakat perbatasan.