Pencarian

Puncak Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Pontianak Tanam Ratusan Pohon di TPA Batu Layang untuk Buktikan TPA Ramah Lingkungan

Minggu, 07 Juni 2026 • 23:10:31 WIB
Puncak Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Pontianak Tanam Ratusan Pohon di TPA Batu Layang untuk Buktikan TPA Ramah Lingkungan
Wakil Wali Kota Pontianak menanam bibit pohon di TPA Batu Layang sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026.

PONTIANAK — Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, turun langsung menanam bibit pohon bersama jajaran pemerintah kota dan sejumlah pihak terkait di TPA Batu Layang. Ia mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk terus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Semoga ini bisa membawa kita semua untuk terus mengedukasi masyarakat agar menjaga lingkungan kita menjadi bersih demi kepentingan kesehatan, kesejukan, dan kesejahteraan mereka,” ujar Bahasan.

Ajakan Satu Rumah Satu Pohon untuk Lawan Perubahan Iklim

Di tengah fenomena perubahan iklim yang mulai terasa—mulai dari pola curah hujan yang tak menentu, meningkatnya risiko banjir, hingga potensi kekeringan—Bahasan mengajak setiap warga Pontianak menanam setidaknya satu pohon di halaman rumah. “Kalau setiap rumah menanam satu pohon, tentu dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan kita,” katanya.

Menurutnya, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari hal-hal sederhana. Ajakan ini dinilai penting mengingat dampak perubahan iklim sudah dirasakan langsung oleh masyarakat perkotaan.

TPA Tak Lagi Sekadar Tempat Buang Sampah

Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Muchammad Yamin, menjelaskan bahwa pemilihan TPA Batu Layang sebagai lokasi puncak acara bukan tanpa alasan. “Kita ingin menunjukkan kepada dunia bahwa TPA juga ramah lingkungan,” ujarnya.

Menurut Yamin, TPA tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan akhir, tetapi juga bisa menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan melalui pengelolaan yang baik dan berkelanjutan. Kegiatan penghijauan di area TPA menjadi simbol bahwa kawasan pengelolaan sampah pun bisa hijau dan asri.

Pontianak Ingin Jadi Paru-Paru Dunia, Dimulai dari Dapur Sendiri

Ke depan, Pemkot Pontianak berkomitmen meningkatkan program penghijauan dan pengelolaan lingkungan yang berorientasi pada keberlanjutan. “Kami ingin Pontianak, walaupun kotanya kecil, bisa menjadi bagian dari paru-paru dunia. Ini langkah awal, kita ingin bergerak dari dapur, bukan hanya dari depan saja,” tegas Yamin.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026, pemerintah kota berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks