SINGKAWANG — Warga yang sibuk bekerja pada hari biasa kini punya alternatif mengurus paspor tanpa harus cuti. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang menggelar program Pasporia di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, pada Minggu.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang Dadang Munandar mengatakan, layanan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat yang kesulitan datang ke kantor imigrasi pada jam kerja.
"Jadi masyarakat yang tidak bisa hadir pada hari kerja bisa mendapatkannya di hari Minggu seperti saat ini," kata Dadang.
Inovasi pada hari libur itu tidak berhenti pada pengurusan dokumen perjalanan. Imigrasi Singkawang turut menyediakan layanan cek kesehatan gratis (CKG) bagi peserta dengan menggandeng petugas Puskesmas Singkawang Barat.
Layanan kesehatan dihadirkan agar warga yang memanfaatkan waktu berolahraga di CFD mendapatkan manfaat tambahan. Untuk kegiatan ini, pihaknya membatasi peserta sebanyak 50 orang.
Dadang menjelaskan, pelayanan di hari libur tersebut merupakan wujud arahan Direktorat Jenderal Imigrasi mengenai pelayanan yang berorientasi kepada masyarakat melalui semangat "Imigrasi untuk Rakyat".
Pasporia bukan satu-satunya terobosan yang dimiliki Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang. Terdapat pula layanan Eazy Passport yang memungkinkan petugas mendatangi lokasi masyarakat atau komunitas yang mengajukan pelayanan secara bersama-sama.
"Untuk Eazy Paspor, kami mendatangi masyarakat seperti komunitas tertentu yang mengundang Imigrasi untuk mendapatkan pelayanan paspor," jelas Dadang.
Selain itu, ada Paspor Simpatik yang juga dilaksanakan pada hari libur. Layanan ini menjadi alternatif bagi warga yang terkendala waktu untuk mengurus paspor pada hari kerja.
Alfenus Sinaga, salah seorang penerima layanan Pasporia, mengaku terbantu dengan adanya pelayanan pada hari libur. Pekerjaan dengan jam panjang membuatnya sulit mendatangi kantor pelayanan pada hari biasa.
"Sangat membantu sekali, karena di hari biasa saya sibuk kerja dari pagi bahkan pulangnya malam," kata Alfenus.
Ia mengaku bekerja mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB. Keberadaan layanan di akhir pekan memberikan pilihan waktu yang lebih mudah bagi kalangan pekerja.
"Dengan adanya program Pasporia di hari libur, maka akan sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan paspor," ujarnya.
Dadang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Singkawang yang mendukung pelaksanaan program ini, termasuk melalui keterlibatan petugas Puskesmas Singkawang Barat dalam pelayanan kesehatan.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkot Singkawang yang sudah mendukung kami untuk melaksanakan program ini," katanya.