PONTIANAK — Masyarakat Kalimantan Barat diminta bersiap menghadapi cuaca yang berubah-ubah sepanjang pekan ini. BMKG Kalbar melalui analisis dan prospek cuaca yang diperbarui Kamis (3/9/2026) pukul 07.00 WIB mencatat dua fenomena yang berpotensi terjadi bersamaan: hujan dengan intensitas sedang dan meningkatnya kemudahan terjadinya karhutla.
Kewaspadaan ganda ini disampaikan menyusul kondisi atmosfer yang dinamis. Hujan diperkirakan menyasar sebagian wilayah Kalbar pada 4, 5, 7, dan 8 September 2026, sementara potensi titik api justru terbuka lebar di rentang waktu 3 hingga 9 September 2026.
BMKG memetakan peluang hujan sedang hanya terjadi di sebagian wilayah dan tidak merata. Masyarakat di daerah yang biasanya terguyur hujan pada periode tersebut tetap diminta waspada terhadap kemungkinan genangan atau dampak lainnya.
Kondisi berbeda justru menjadi perhatian utama. Dalam periode yang hampir bersamaan, potensi karhutla disebut lebih mudah terjadi. Artinya, wilayah yang tidak diguyur hujan berpotensi mengalami kekeringan permukaan yang mempercepat penyebaran api.
Kalimantan Barat memiliki sejarah panjang kebakaran hutan dan lahan, terutama di area gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau. Meski hujan sempat diprediksi turun, BMKG mengingatkan bahwa tutupan lahan yang kering tetap menyimpan risiko besar.
Dampak karhutla tidak hanya meluas ke lahan, tetapi juga berpotensi menghasilkan asap yang mengganggu kualitas udara. Hal ini tentu berdampak pada kesehatan warga dan aktivitas harian, termasuk penerbangan di sejumlah bandara daerah.
Menyikapi potensi ini, BMKG Kalbar mengeluarkan imbauan khusus bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Para pemangku kepentingan diminta terus memantau perkembangan cuaca dan meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya di wilayah yang masuk kategori rawan karhutla.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apa pun. Jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar, warga diminta segera melapor ke pihak berwenang.
Pembaruan informasi analisis dan prospek cuaca Kalimantan Barat dapat diakses melalui kanal resmi milik BMKG Kalimantan Barat.