KALIMANTAN BARAT — MedcoEnergi bersama mitra KKKS menandatangani dua Perjanjian Jual Beli Gas dan satu amendemen PJBG di Forum FOREK Hulu Migas 2026 Jakarta, dengan total kontrak mencapai ratusan BSCF untuk pasokan gas domestik. Kesepakatan ini melibatkan PGN dan PAU sebagai pembeli, mencakup Wilayah Kerja Sakakemang, South Sumatera, dan Senoro-Toili. Langkah ini memperkuat komitmen hulu migas dalam menjaga pasokan energi dalam negeri.
Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi Amri Siahaan menyatakan rangkaian kesepakatan tersebut mendukung upaya pemerintah menjaga pasokan gas domestik. Ia mengapresiasi kerja sama dengan PGN, PAU, dan para mitra KKKS dalam memenuhi kebutuhan gas di dalam negeri.
Medco E&P Sakakemang B.V. menandatangani PJBG dengan PGN untuk pasokan gas dari Wilayah Kerja Sakakemang di Sumatera Selatan. Operator yang mewakili PC Sakakemang B.V. dan MOECO Sakakemang B.V. ini mencakup volume gas 89 TBTU, termasuk porsi gas bagian negara, untuk periode 2027-2037.
Untuk Wilayah Kerja South Sumatera, PT Medco E&P Indonesia menandatangani amendemen ketiga PJBG dengan PGN. Amendemen menambah volume kontrak 6,8 TBTU sehingga total kontrak menjadi 16,5 TBTU.
Sementara itu, PJBG dari Wilayah Kerja Senoro-Toili ditandatangani PT Pertamina Hulu Energi Tomori Sulawesi, PT Medco E&P Tomori, dan Tomori E&P Limited dengan PAU. Perkiraan total volume kontrak mencapai 205,59 BSCF.
Pasokan gas dari tiga wilayah kerja ini menyasar kebutuhan dalam negeri, mulai dari industri pengolahan hingga pembangkit. PGN sebagai pembeli gas Sakakemang dan South Sumatera akan menyalurkan volume tersebut ke jaringan distribusi gas bumi nasional.
PAU, pembeli gas Senoro-Toili, merupakan produsen amonia di Sulawesi Tengah yang membutuhkan pasokan gas stabil untuk operasional pabrik. Kontrak jangka panjang ini memberi kepastian bahan baku bagi industri petrokimia dalam negeri.
Penandatanganan MedcoEnergi melengkapi sejumlah kesepakatan komersial lain di forum yang sama. Berbagai KKKS, BUMN, dan pelaku industri swasta nasional ikut menandatangani perjanjian guna mengamankan pasokan dan distribusi energi domestik.
Bagi MedcoEnergi, portofolio gas Sumatera Selatan dan Sulawesi ini menambah basis pendapatan jangka panjang perseroan. Kontrak Sakakemang yang berlaku hingga 2037 memberi visibilitas arus kas satu dekade ke depan.
Total volume yang terkontrak dari tiga wilayah kerja mencapai sekitar 311 BSCF jika digabungkan, dengan komposisi terbesar dari Senoro-Toili. Angka ini menempatkan MedcoEnergi sebagai salah satu pemain kunci pasokan gas domestik di luar Jawa.