Status Darurat Karhutla Ketapang Berakhir, SMP-SMA Kembali Gelar Pembelajaran dengan Penyesuaian Jam

Penulis: Luqman Arif  •  Senin, 02 November 2026 | 15:16:02 WIB
Sekretaris Daerah Ketapang memimpin rapat evaluasi penanganan karhutla yang memutuskan status tanggap darurat tidak diperpanjang.

KETAPANG — Sekretaris Daerah Ketapang Repalianto memimpin rapat evaluasi perkembangan situasi bencana karhutla pada Jumat (30/10). Rapat itu membahas kondisi kualitas udara sekaligus kesiapan aktivitas pendidikan di kabupaten tersebut. Keputusan tidak memperpanjang status tanggap darurat diambil setelah sejumlah indikator penanganan bencana menunjukkan perbaikan.

Titik Panas Tersisa 24, Kategori Merah Nihil

Hasil pemantauan mencatat hotspot kategori menengah atau kuning tersisa 24 titik. Tidak ditemukan lagi hotspot kategori merah di wilayah Ketapang. Indikator lain, yakni Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), juga bergerak ke arah yang lebih baik.

Perbaikan tiga indikator itu menjadi dasar pemerintah daerah mengakhiri masa tanggap darurat. Status sebelumnya berlaku hingga 26 Oktober 2026 dan tidak diperpanjang.

SMP dan SMA Kembali Masuk dengan Jam Belajar Disesuaikan

Seiring kondisi udara membaik, pembelajaran di tingkat SMP dan SMA mulai kembali dilaksanakan. Jam belajar disesuaikan dengan situasi terkini. Repalianto menargetkan seluruh peserta didik di Ketapang bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal bila kualitas udara terus membaik hingga Minggu (1/11).

"Apabila sewaktu-waktu kabut asap kembali memburuk, kepala sekolah diberikan kewenangan untuk mengambil langkah antisipasi, termasuk memulangkan siswa lebih awal demi menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik," kata Repalianto.

Dinas Pendidikan Pantau Udara hingga Akhir Pekan

Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang terus memantau perkembangan kualitas udara hingga Minggu mendatang. Hasil pemantauan itu menjadi dasar pertimbangan pemberlakuan pembelajaran tatap muka secara normal.

Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap kondisi udara terus membaik. Seluruh aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan pendidikan, diharapkan kembali berjalan normal dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan bersama.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top