Pencarian

SKK Migas-Pertamina Berhasil Bor Sumur Minyak Baru di Prabumulih, Produksi Tembus 3.176 Barel per Hari

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:03:32 WIB
SKK Migas-Pertamina Berhasil Bor Sumur Minyak Baru di Prabumulih, Produksi Tembus 3.176 Barel per Hari
Pengeboran sumur TLJ-A38 di Prabumulih berhasil menghasilkan minyak dengan kadar air rendah.

KALIMANTAN BARAT — Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengumumkan keberhasilan pengeboran Infill Drilling Sumur TLJ-A38 pada Kamis (28/5). Uji produksi yang dilakukan sehari sebelumnya, 27 Mei 2026, menunjukkan hasil positif dengan kadar air sangat rendah, hanya 0,1 persen water content (WC).

"Alhamdulillah berkat kerja keras teman-teman Pertamina dan doa kita semua dikabulkan Allah, bahwa pengeboran Infill Drilling Sumur TLJ-A38 berhasil mendapatkan fluida minyak dan gas bumi," ujar Djoko dalam keterangan resminya.

Lebih Dalam dari Sumur Sebelumnya

Pengeboran sumur TLJ-A38 dilakukan lebih dalam dibanding sumur referensi TLJ-258. Target reservoir berada pada lapisan TAF-C, dengan kedalaman komplesi 1.544 hingga 1.546,5 meter measured depth (mMD). Secara lokasi, sumur ini berada di antara Struktur Talang Jimar Tengah yang sudah ada dan Struktur Prabumulih Barat.

Djoko menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi rejuvenasi data bawah permukaan. Tim melakukan reproses seismik 3D Talang Jimar yang menjadi dasar penentuan posisi sumur atau well positioning. "Keberhasilan ini membuka peluang pengembangan lapangan di area kompartemen Talang Jimar Barat," katanya.

Bukti Kemampuan SDM Migas Nasional

Menurut Djoko, pencapaian ini membuktikan bahwa sumber daya manusia industri migas Indonesia mampu meningkatkan produksi dari lapangan-lapangan yang sudah berproduksi. Ia menekankan peran para engineer dan kepemimpinan yang cepat mengambil keputusan di lapangan sebagai kunci utama.

"Terbukti bahwa kemampuan para engineer SDM dan kepemimpinan yang cepat mengambil keputusan di lapangan, yang terus bekerja dengan keyakinan dan semangat tinggi menjadi kunci yang sangat menentukan keberhasilan menaikkan produksi minyak dan gas," jelas Djoko.

Langkah Selanjutnya: Optimasi Produksi

Ke depan, SKK Migas akan melakukan evaluasi bean performance pada sumur TLJ-A38. Tujuannya untuk mengoptimalkan produksi sebelum minyak dan gas dialirkan menuju stasiun pengumpul minyak. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memaksimalkan potensi sumur baru tersebut.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks