Pencarian

Fitur Private Relay Apple Bocorkan Alamat IP Asli Pengguna iPhone, Begini Cara Ceknya

Kamis, 06 Agustus 2026 • 05:17:31 WIB
Fitur Private Relay Apple Bocorkan Alamat IP Asli Pengguna iPhone, Begini Cara Ceknya
Peneliti keamanan menemukan celah pada fitur Private Relay Apple yang dapat membocorkan alamat IP asli pengguna iPhone meskipun fitur tersebut aktif.

KALIMANTAN BARAT — Pengguna iPhone dengan langganan iCloud+ yang mengandalkan fitur Private Relay untuk melindungi privasi saat berselancar di internet perlu waspada. Tim peneliti keamanan dari Mysk, Talal Haj Bakry dan Tommy Mysk, menemukan serangkaian celah yang memungkinkan situs web mengetahui alamat IP asli pengguna, meskipun fitur Private Relay sedang aktif. Temuan ini dipublikasikan pada Selasa (15/4) dan telah diverifikasi langsung oleh TechCrunch melalui situs pengecekan yang dibuat para peneliti.

Mengapa Private Relay Bisa Tembus?

Berbeda dengan VPN yang menyembunyikan alamat IP di tingkat sistem, Private Relay hanya bekerja saat pengguna membuka Safari. Fitur ini dirancang untuk memisahkan alamat IP dari aktivitas browsing dengan melewati dua server perantara. Namun, Mysk menemukan bahwa tiga fitur di mesin browser WebKit—yang menjadi dasar semua browser di iOS—memiliki kelemahan yang bisa dieksploitasi untuk membocorkan data tersebut.

Menurut blog post Mysk, masalah ini bukan berasal dari satu titik tunggal, melainkan kombinasi dari beberapa celah yang jika dirangkai bisa menembus lapisan privasi Private Relay. Pengguna yang mengaktifkan fitur ini tetap berisiko aktivitas online-nya dilacak oleh situs yang mereka kunjungi.

Alasan Peneliti Tidak Melapor ke Apple

Menariknya, Mysk memilih untuk tidak melaporkan temuan ini langsung ke Apple. Dalam unggahan di akun X (sebelumnya Twitter), Mysk mengungkapkan alasannya: "pengalaman kami di masa lalu dengan Apple memberi tahu kami bahwa melaporkan masalah ini akan melibatkan penundaan berbulan-bulan, komunikasi yang tidak konsisten, dan dalam beberapa kasus, menyangkal dampak masalah sepenuhnya."

Hingga berita ini diturunkan, Apple belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar dari TechCrunch. Pengguna yang ingin memeriksa apakah alamat IP mereka bocor dapat mengunjungi situs uji yang disiapkan oleh para peneliti.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Pengguna?

Bagi pengguna yang sangat mengutamakan privasi, Mysk dan timnya telah mengembangkan browser bernama Psylo. Browser ini diklaim telah memiliki mitigasi yang mencegah kebocoran alamat IP pengguna saat digunakan. Namun, bagi pengguna yang tetap ingin menggunakan Safari, disarankan untuk tidak sepenuhnya bergantung pada Private Relay sebagai satu-satunya lapisan perlindungan privasi.

Perlu dicatat bahwa Private Relay adalah fitur opsional yang hanya tersedia untuk pelanggan iCloud+. Fitur ini bukan pengganti VPN, dan pengguna yang membutuhkan perlindungan lebih ketat di semua aplikasi—bukan hanya Safari—perlu mempertimbangkan solusi lain seperti layanan VPN berbayar yang mengenkripsi seluruh lalu lintas data perangkat.

Untuk pengguna iPhone di Indonesia yang selama ini mengandalkan Private Relay demi privasi ekstra, temuan ini menjadi pengingat bahwa fitur bawaan sistem operasi pun tidak selalu sempurna. Tetap memantau pembaruan keamanan dari Apple dan bijak memilih layanan perlindungan privasi adalah langkah yang lebih aman.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks