Wagub Kalbar Ria Norsan: Haul Akbar Sultan Syarif Abdurrahman Momentum Merawat Sejarah dan Memperkuat Persatuan

Penulis: Mustofa Kamal  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:28:31 WIB
Wagub Kalbar Ria Norsan menegaskan haul Sultan Syarif Abdurrahman sebagai momentum merawat sejarah dan persatuan.

PONTIANAKRia Norsan menegaskan, haul pendiri Kesultanan Pontianak itu melampaui rutinitas seremoni tahunan. Baginya, perhelatan ini adalah pengingat kolektif akan akar sejarah yang menyatukan seluruh elemen masyarakat di Kalbar.

Mengapa Haul Sultan Syarif Abdurrahman Dianggap Strategis?

Menurut Wagub, Sultan Syarif Abdurrahman adalah figur sentral. Ia tidak hanya meletakkan dasar pemerintahan, tetapi juga merajut harmoni antaretnis dan agama di Pontianak. Haul akbar ini diyakini mampu merekatkan kembali semangat gotong royong yang mulai tergerus.

"Ini momentum merawat sejarah dan persatuan. Kita semua harus hadir, bukan sebagai penonton, melainkan bagian dari proses memperkuat toleransi," ujar Ria Norsan, Selasa.

Dukungan Pemerintah untuk Kemeriahan Haul

Pemerintah Provinsi Kalbar siap memfasilitasi dan mendukung penuh rangkaian acara. Dukungan mencakup koordinasi keamanan, protokol acara, hingga partisipasi elemen masyarakat lintas iman.

Ria Norsan berharap haul ini tidak hanya dihadiri kalangan keraton atau pejabat, tetapi juga masyarakat umum. "Semakin banyak yang hadir, semakin kuat pesan persatuan yang kita bangun," tambahnya.

Warisan Sejarah yang Hidup di Tengah Masyarakat

Sultan Syarif Abdurrahman dikenal sebagai pendiri Kesultanan Pontianak pada abad ke-18. Jejak perjuangannya membangun peradaban di tepi Sungai Kapuas masih terlihat dalam tradisi dan nilai sosial yang dipegang warga.

Dengan dukungan penuh dari Wagub, haul akbar tahun ini diharapkan menjadi salah satu hajatan budaya dan keagamaan terbesar di Kalbar. Panitia mulai menyiapkan rangkaian kegiatan yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top