SINGKAWANG — Ratusan personel Satbrimob Polda Kalbar turun ke lapangan bergandengan tangan dengan aparatur sipil negara (ASN) dan petugas kebersihan Pemkot Singkawang. Aksi kerja bakti ini menyasar setidaknya lima titik saluran air primer yang selama ini kerap tersumbat sampah dan lumpur.
Di lokasi, anggota Brimob terlihat menggunakan linggis, sekop, dan cangkul untuk mengeruk endapan lumpur dari dasar saluran. Sampah rumah tangga yang menyumbat aliran air juga diangkat dan langsung dimasukkan ke dalam dump truck milik Dinas Lingkungan Hidup.
Komandan Satuan Brimob Polda Kalbar menyebut kegiatan ini bagian dari program kebersihan lingkungan yang berkelanjutan. "Kami ingin memastikan drainase kota berfungsi optimal, apalagi memasuki puncak musim penghujan," ujarnya di sela kegiatan.
Sejumlah warga yang rumahnya berada di bantaran saluran ikut serta dalam kerja bakti. Mereka mengeluhkan saluran yang dangkal dan penuh sampah kerap menyebabkan air meluap ke pemukiman saat hujan deras.
"Biasanya kalau hujan dua jam saja, air sudah masuk ke halaman. Sekarang dibersihkan sama Pak Brimob dan Pak Lurah, semoga tidak banjir lagi," ujar seorang warga Kelurahan Pasiran yang ditemui di lokasi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang yang turun langsung memantau kegiatan mengaku telah menyiagakan armada tambahan. Pihaknya menargetkan seluruh saluran primer di tiga kecamatan selesai dibersihkan sebelum akhir bulan.
Kerja bakti ini juga menjadi ajang edukasi bagi warga agar tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. Pemkot berencana memasang plang larangan di titik-titik rawan dan menambah jadwal patroli petugas kebersihan.