Pelindo Regional 4 Catat Kenaikan Penumpang 12,9 Persen hingga Agustus 2026

Penulis: Oman Sudirman  •  Minggu, 20 September 2026 | 12:52:31 WIB

KALIMANTAN BARATPT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat arus penumpang naik 12,9 persen secara tahunan menjadi 6,02 juta orang sepanjang Januari–Agustus 2026, dari 5,33 juta orang pada periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ini menegaskan peran pelabuhan di kawasan timur Indonesia sebagai simpul konektivitas yang semakin sibuk. Kenaikan juga terjadi pada trafik kapal dan arus peti kemas.

Trafik Kapal dan Peti Kemas Ikut Naik

Selain penumpang, trafik kapal berdasarkan gross tonnage (GT) tumbuh 5,3 persen menjadi 294,82 juta GT, dibandingkan 279,99 juta GT pada periode yang sama tahun lalu. Dari sisi kunjungan, jumlah kapal meningkat 2,4 persen dari 78.172 unit menjadi 80.023 unit.

Arus peti kemas juga mencatat kenaikan. Dalam satuan TEUs, volumenya tumbuh 3,9 persen menjadi 1,70 juta TEUs dari sebelumnya 1,64 juta TEUs. Jika dihitung per boks, arus peti kemas naik 3,7 persen dari 1,38 juta boks menjadi 1,43 juta boks.

Mengapa Pertumbuhan Ini Terjadi

Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis menyebut pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas pelabuhan di kawasan timur Indonesia tetap terjaga. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari penguatan koordinasi operasional dan pemanfaatan fasilitas secara optimal.

"Pertumbuhan trafik kapal, peti kemas, dan penumpang hingga Agustus 2026 mencerminkan peran pelabuhan yang terus menguat dalam mendukung konektivitas serta mobilitas masyarakat dan barang di wilayah kerja Regional 4," kata Abdul Azis.

Abdul Azis menambahkan, setiap cabang pelabuhan memiliki karakteristik dan potensi komoditas yang berbeda. Karena itu, Pelindo Regional 4 mendorong cabang-cabangnya agar responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa dan mampu menangkap peluang pertumbuhan trafik di wilayah masing-masing.

Dampak ke Pengguna Jasa dan Logistik Nasional

Kenaikan arus penumpang 12,9 persen berdampak langsung pada masyarakat yang mengandalkan transportasi laut untuk mobilitas antarwilayah di kawasan timur Indonesia. Sementara pertumbuhan peti kemas dan trafik kapal menyentuh pelaku usaha yang bergantung pada kelancaran distribusi barang.

Capaian ini sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong konsistensi layanan dan keandalan operasional. Tujuannya menjaga kelancaran arus logistik serta aktivitas perdagangan nasional tetap stabil.

Pelindo Regional 4 sendiri terus menjaga keandalan layanan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa. Fokusnya adalah memastikan fasilitas pelabuhan dipakai secara optimal agar pertumbuhan trafik tidak mengorbankan kualitas layanan.

Penutup: Pertumbuhan di semua lini operasional Pelindo Regional 4 hingga Agustus 2026 menunjukkan pelabuhan di kawasan timur Indonesia semakin menjadi tulang punggung konektivitas. Dengan arus penumpang yang menembus 6 juta orang dan peti kemas yang mendekati 1,7 juta TEUs, posisi Regional 4 kian penting dalam peta logistik nasional.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: koran-metro.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top