Pertamina Patra Niaga Jangkau 145 Anak Pesisir Bitung lewat RASI

Penulis: Mustofa Kamal  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:22:01 WIB
Anak-anak pesisir mengikuti kegiatan belajar di Rumah Anak Pesisir (RASI) di Kelurahan Bitung Barat I, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

KALIMANTAN BARAT — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperluas akses pendidikan nonformal bagi lebih dari 145 anak pesisir di Kota Bitung, Sulawesi Utara, melalui Rumah Anak Pesisir (RASI) yang diinisiasi sejak 2023. Program TJSL yang dijalankan Integrated Terminal Bitung bersama warga dan relawan ini memadukan ruang belajar, permainan, prakarya, dan eksplorasi lingkungan.

Program RASI berdiri di kawasan Permukiman Candi, Lingkungan III, Kelurahan Bitung Barat I. Di sana, anak-anak pesisir mendapat ruang belajar yang tidak sekadar mentransfer materi, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan keluarga mereka.

Pendekatan yang dipakai adalah pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning. Anak-anak tidak hanya mendengar penjelasan tentang lingkungan, tetapi mempraktikkannya langsung dalam keseharian.

Lebih dari 20 Rangkaian Kegiatan

Sejak berjalan, RASI telah menyelenggarakan lebih dari 20 rangkaian kegiatan. Di antaranya Festival Anak Pesisir, Misi Pelestarian Pesisir, pelatihan metode pembelajaran bagi tutor, serta kegiatan prakarya dan berbagai perlombaan.

Rangkaian acara itu dirancang untuk mendukung perkembangan anak sekaligus mengenalkan nilai penting ekosistem pesisir. Bagi warga Bitung, laut bukan sekadar pemandangan, melainkan identitas dan sumber penghidupan.

Kolaborasi Warga dan Relawan

Pelaksanaan program melibatkan Integrated Terminal Bitung, kelompok masyarakat binaan, relawan, pengajar, serta pemangku kepentingan lokal. Kolaborasi ini menjadi kunci agar manfaat program tidak berhenti pada kegiatan sesaat.

Harapannya, kebiasaan belajar dan kepedulian lingkungan tumbuh dalam keseharian anak-anak dan masyarakat. Pendiri Rumah Cinta Kasih Jesiska Christi Sarempa menegaskan bahwa pendidikan, cinta, dan kasih harus bisa diakses semua anak tanpa terkecuali.

"Kami percaya bahwa semua orang, termasuk anak-anak, berhak mendapatkan pendidikan, cinta, dan kasih yang sama. Kami berharap anak-anak yang merasa belum mendapatkan itu semua bisa menemukannya di rumah ini," ujar Jesiska dalam keterangan pers, Sabtu (17/10/2026).

Arti Penting bagi Warga Pesisir

Bagi keluarga nelayan dan pekerja pesisir di Bitung, akses pendidikan nonformal sering terbatas. RASI mencoba menutup celah itu dengan menghadirkan ruang belajar yang dekat dengan tempat tinggal warga.

Program ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan Pertamina Patra Niaga di wilayah operasinya. Integrated Terminal Bitung berperan sebagai pelaksana di lapangan, bersinergi dengan komunitas setempat.

Keberlanjutan menjadi tantangan tersendiri. Sebab, program TJSL kerap berhenti ketika dukungan berakhir. Pelibatan tutor lokal dan kelompok masyarakat binaan menjadi upaya menjaga kesinambungan itu.

Dengan lebih dari 145 anak yang telah terjangkau, RASI menempatkan pendidikan pesisir sebagai bagian dari agenda keberlanjutan perusahaan. Bagi Pertamina Patra Niaga, dampak program diukur bukan hanya dari jumlah kegiatan, tetapi dari perubahan kebiasaan anak dan warga di sekitarnya.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top