PONTIANAK — Infografis BMKG yang diperbarui Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 08.12 WIB menempatkan Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Sambas, Sanggau, dan Sintang dalam daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat. Kesembilan kabupaten itu baru masuk peringatan pada hari terakhir periode prakiraan.
Sebelumnya, Kabupaten Kapuas Hulu lebih dulu masuk kategori waspada pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Status waspada menandakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah tersebut.
Pada Jumat, 23 Oktober 2026, BMKG mencantumkan tidak ada peringatan dini cuaca hujan untuk wilayah Kalimantan Barat. Kondisi itu berubah cepat dalam dua hari berikutnya.
Peringatan justru meluas pada Minggu, 25 Oktober 2026. Sembilan kabupaten sekaligus masuk daftar wilayah yang perlu diwaspadai warga.
BMKG juga menyampaikan informasi potensi angin kencang di Kalimantan Barat. Pada Jumat, 23 Oktober 2026, Kabupaten Ketapang tercantum sebagai wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang.
Memasuki Sabtu dan Minggu, tidak ada peringatan dini angin kencang yang dicantumkan dalam infografis. Artinya, potensi angin kencang hanya muncul di awal periode prakiraan.
Warga di Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketimang, Kubu Raya, Landak, Sambas, Sanggau, dan Sintang perlu memantau perkembangan cuaca menjelang Minggu. Potensi hujan sedang hingga lebat biasanya berdampak pada genangan, jalan licin, dan aktivitas luar ruang.
BMKG menegaskan prakiraan dan peringatan dini dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Masyarakat di Kalimantan Barat diminta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Peringatan dini ini bersifat prakiraan, bukan kepastian. Warga di wilayah berstatus waspada sebaiknya menyiapkan rencana aktivitas alternatif jika hujan lebat datang lebih awal dari perkiraan.