KALIMANTAN BARAT — Gerakan bantuan kemanusiaan ini melibatkan puluhan kendaraan logistik yang berangkat dari berbagai wilayah secara bersamaan. Dukungan tersebut merupakan instruksi langsung pimpinan Polri untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok tiba tepat waktu di lokasi pengungsian.
Jalur Distribusi dan Titik Kumpul Logistik
Polda Jawa Tengah, Polda Bali, dan Polda NTB menjadi lumbung utama pengumpulan barang bantuan. Dari ketiga titik tersebut, konvoi truk menempuh jalur darat dan laut untuk mencapai pelabuhan tujuan di Flores bagian timur.
Setiap truk membawa muatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dasar korban, meliputi bahan pangan, air mineral, selimut, serta perlengkapan dapur. Polri juga menyiagakan personel untuk mengawal jalannya konvoi agar tidak terjadi hambatan di tengah perjalanan.
Skema Pengiriman Bertahap dan Prioritas Wilayah
Pengiriman dilakukan tidak dalam satu gelombang tunggal. Rombongan pertama telah diberangkatkan lebih awal untuk menjangkau daerah terisolir, sementara gelombang berikutnya menyusul dengan membawa logistik tambahan.
Prioritas distribusi diarahkan ke kecamatan dengan akses jalan rusak dan fasilitas kesehatan terdampak. Polri berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk memetakan titik pengungsian yang paling membutuhkan pasokan darurat.
Mobilisasi Armada dan Personel Gabungan
Selain truk logistik, Polri menerjunkan kendaraan taktis dan personel gabungan untuk membantu evakuasi warga yang masih berada di zona rawan. Tim medis lapangan juga disiagakan di posko-posko utama untuk menangani korban luka.
“Dengan dukungan dari berbagai wilayah mulai Bali, Jateng, hingga NTB, Polri memastikan bantuan tengah dalam perjalanan menuju masyarakat terdampak di Flores,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan pihak kepolisian dalam keterangannya, Selasa (12/8).
Operasi kemanusiaan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang dikemas dengan aksi sosial langsung ke masyarakat.
Koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Relawan
Polri tidak bergerak sendiri. Di lapangan, personel berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, TNI, serta relawan lokal untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Data penerima manfaat diperbarui setiap hari guna menghindari tumpang tindih distribusi.
Masyarakat di pesisir Flores yang rumahnya rusak akibat bencana menjadi prioritas utama penerima bantuan. Sementara itu, warga yang mengungsi ke dataran tinggi mendapatkan pasokan melalui jalur udara jika akses darat terputus.
Polri memastikan operasi ini berlangsung hingga kondisi darurat di Flores dinyatakan pulih oleh pemerintah daerah.