Pencarian

Rumah BUMN Pertamina Sanggau dan Bank Kalbar Fasilitasi 30 UMKM di Kembayan, dari Sertifikasi Halal hingga QRIS

Jumat, 21 Agustus 2026 • 20:29:31 WIB
Rumah BUMN Pertamina Sanggau dan Bank Kalbar Fasilitasi 30 UMKM di Kembayan, dari Sertifikasi Halal hingga QRIS
Peserta mengikuti pendampingan UMKM yang digelar Rumah BUMN Pertamina Sanggau bersama Bank Kalbar di Aula Kantor Camat Kembayan, Kabupaten Sanggau.

SANGGAU — Sebanyak 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan di Kecamatan Kembayan mendapatkan pendampingan menyeluruh untuk memperkuat fondasi bisnis mereka. Program yang digagas Rumah BUMN Pertamina Sanggau bersama Bank Kalbar ini berlangsung di Aula Kantor Camat Kembayan dan menyasar aspek legalitas, sertifikasi halal, hingga adaptasi pembayaran digital.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan UMKM yang berkelanjutan. Para peserta yang bergerak di bidang makanan dan minuman kemasan tidak hanya dibekali teori, tetapi juga langsung difasilitasi untuk mengurus dokumen penting usaha mereka.

17 UMKM Terima NIB, 21 Dapat Buku Rekening

Hasil pendampingan tersebut cukup signifikan. Sebanyak 17 UMKM menerima pembuatan sekaligus penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB), dokumen kunci untuk legalitas dan pengembangan usaha. Selain itu, 21 UMKM mendapatkan pendampingan pembuatan buku rekening untuk membuka akses layanan perbankan dan tertib administrasi keuangan.

Fasilitas pembayaran digital juga menjadi perhatian utama. Sebanyak 28 UMKM difasilitasi pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) agar transaksi semakin mudah dan sesuai dengan perubahan perilaku konsumen.

Pendampingan Lanjutan: Audit Halal ke Lokasi Produksi

Program tidak berhenti di ruang bimtek. Fasilitator Rumah BUMN Pertamina Sanggau melanjutkan kunjungan langsung kepada 28 pelaku UMKM binaan untuk proses pendampingan dan audit halal. Kunjungan ini memastikan kesesuaian proses produksi dan bahan baku dengan ketentuan sertifikasi halal skema Self Declare.

Supervisor Rumah BUMN Pertamina Sanggau, Supian Jeldi, menegaskan bahwa pendampingan langsung ini adalah kunci agar program memberikan dampak nyata. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelaksanaan Bimtek, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan perubahan bagi UMKM binaan,” ujarnya di sela kegiatan.

“Melalui sinergi bersama Bank Kalbar, kami ingin membantu UMKM mulai dari legalitas usaha, sertifikasi halal, akses perbankan dan pendanaan, hingga digitalisasi pembayaran melalui QRIS,” tambah Supian. Ia menekankan bahwa kunjungan ke pelaku usaha akan terus dilakukan agar proses sertifikasi halal berjalan lancar dan UMKM semakin siap bersaing.

Akses Modal dan Sertifikasi: Kunci Naik Kelas

Selain legalitas, peserta juga mendapat pemahaman tentang akses pendanaan PUMK. Skema pembiayaan ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan modal usaha, peningkatan kapasitas produksi, hingga menjaga keberlanjutan bisnis di tengah fluktuasi pasar.

Sertifikasi halal dinilai penting bukan sekadar jaminan kehalalan produk, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pemasaran. Dengan penguatan di berbagai lini tersebut, pelaku UMKM di Kabupaten Sanggau diharapkan semakin adaptif dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pontianakpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks