Korban Kebakaran KM Laut Anugerah Dirawat Intensif di RSUD Ketapang

Penulis: Nurul Huda  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 12:38:01 WIB
Korban kebakaran KM Laut Anugerah dirawat intensif di RSUD Ketapang dengan luka bakar kritis.

KETAPANG — Tim medis RSUD dr. Agoesdjam Ketapang kini fokus menangani satu korban selamat dari musibah kebakaran KM Laut Anugerah. Pasien tersebut dilarikan ke rumah sakit tak lama setelah dievakuasi dari lokasi kejadian dalam kondisi luka bakar yang sangat luas.

Pasien Alami Luka Bakar Kritis Hingga 80 Persen

Kondisi klinis korban saat ini menjadi perhatian serius pihak rumah sakit. Persentase luka bakar yang mencapai 80 persen membuat pasien berada dalam kondisi kritis dan harus ditempatkan di ruang perawatan khusus untuk stabilisasi tanda-tanda vital.

Penanganan luka bakar seluas ini memerlukan prosedur medis komprehensif, termasuk pencegahan infeksi dan pemantauan asupan cairan. Tim dokter spesialis di RSUD Ketapang terus melakukan observasi 24 jam guna melihat perkembangan kondisi pasien yang terdampak langsung kobaran api di atas kapal.

Kronologi Kebakaran Kapal Motor Laut Anugerah

Insiden yang menimpa KM Laut Anugerah ini menambah daftar kecelakaan perairan di wilayah Kalimantan Barat. Kapal dilaporkan terbakar saat sedang beroperasi, yang memaksa para awak dan penumpang untuk menyelamatkan diri di tengah kobaran api yang cepat membesar.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Fokus utama petugas gabungan saat ini adalah memastikan seluruh korban telah terevakuasi dan mendapatkan pertolongan medis yang memadai di fasilitas kesehatan terdekat.

Langkah Penanganan Lanjutan di RSUD Ketapang

Pihak RSUD Ketapang memastikan akan memberikan pelayanan maksimal bagi korban kebakaran kapal ini. Peralatan medis dan ketersediaan obat-obatan untuk penanganan trauma luka bakar disiagakan guna mendukung proses pemulihan pasien.

Keluarga korban dan pihak terkait terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memantau perkembangan kesehatan pasien. Sementara itu, otoritas pelabuhan dan kepolisian setempat diperkirakan akan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari pemicu utama kebakaran hebat tersebut.

Reporter: Nurul Huda
Back to top