SAMBAS — Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sambas memperketat pengawasan terhadap rantai pasok pangan dan kesiapan infrastruktur pendukung program unggulan pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Perum BULOG Kantor Cabang Singkawang di Desa Perapakan Besi serta Dapur SPPG Sambas Saing Rambi.
Sidak tersebut merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Barat. Fokus utamanya adalah memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Di Dapur SPPG Sambas Saing Rambi, tim pengawas menemukan fasilitas tersebut telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikasi ini diperoleh setelah melalui rangkaian uji laboratorium dan pemeriksaan kesehatan lingkungan yang ketat pada tahun 2025.
Dapur ini memiliki peran vital karena melayani sekitar 2.300 penerima manfaat. Sasaran distribusi mencakup pelajar dari berbagai jenjang pendidikan serta kelompok rentan 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah Sambas.
Pengelolaan limbah di lokasi tersebut juga telah menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem tujuh tahapan. Menu yang disajikan dipastikan bervariasi dengan mengedepankan bahan pangan lokal untuk memenuhi standar angka kecukupan gizi (AKG).
Sistem distribusi makanan diatur secara presisi antara pukul 08.00 hingga 10.00 WIB untuk menghindari keterlambatan. Pengelola dapur menerapkan standar ketat terhadap bahan baku yang masuk dari pemasok lokal.
“Bahan yang tidak memenuhi standar akan langsung dikembalikan kepada pemasok,” tulis laporan hasil peninjauan tersebut. Langkah ini diambil untuk menjaga integritas nutrisi yang akan dikonsumsi oleh masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil.
Saat menyambangi Gudang BULOG di Pemangkat, Fraksi Gerindra memantau manajemen penyimpanan beras medium PSO. Secara umum, tata kelola gudang, sanitasi, hingga sistem keamanan dinilai sudah berjalan optimal di bawah kendali Kantor Cabang Singkawang.
Kepala Perum BULOG Cabang Singkawang, Noldi Ramayadi, mengungkapkan rencana peningkatan kualitas layanan dengan mengelola beras premium di masa depan. Mengingat status Sambas sebagai lumbung padi Kalimantan Barat, potensi pengembangan ini dinilai sangat besar.
“Kami berharap adanya dukungan dan kerja sama dari pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan lahan untuk pembangunan Rice Milling Unit (RMU),” ungkap Noldi.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sambas, H. Abu Bakar, S.Pd.I, menegaskan bahwa hasil sidak ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi fraksi di parlemen. Meskipun hasil secara umum baik, terdapat beberapa catatan mengenai keterbatasan lahan untuk pembangunan gudang di tingkat kecamatan.
“Secara umum pelaksanaan sidak di Gudang BULOG maupun Dapur SPPG sudah berjalan sesuai indikator pengawasan yang kami tetapkan dan tergolong baik,” ujar Abu Bakar.
Fraksi Gerindra berkomitmen untuk terus memperkuat fungsi pengawasan lapangan secara rutin. Hal ini dilakukan demi memastikan setiap program pelayanan publik dan ketahanan pangan di Kabupaten Sambas memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.