Crystal Palace meluncurkan tawaran kontrak tiga tahun bernilai besar untuk memboyong manajer Bournemouth, Andoni Iraola, ke Selhurst Park musim panas ini. Manajemen The Eagles bergerak cepat mengamankan tanda tangan pelatih asal Spanyol tersebut guna mengisi kursi kepelatihan yang segera ditinggalkan Oliver Glasner.
Manajemen Crystal Palace dilaporkan telah menjadikan Andoni Iraola sebagai target utama mereka untuk menakhodai tim musim depan. Pembicaraan awal dengan pihak pelatih berusia 43 tahun tersebut sudah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. Palace bersedia menyodorkan kontrak jangka panjang demi meyakinkan Iraola agar bersedia pindah ke London Selatan.
Iraola sendiri telah mengonfirmasi bulan lalu bahwa ia akan meninggalkan Bournemouth pada akhir musim ini. Meski saat ini ia masih fokus membawa klubnya bersaing di papan tengah, tawaran dari Palace dianggap sebagai langkah maju yang signifikan bagi karier kepelatihannya di Liga Inggris.
Salah satu daya tawar utama yang disiapkan Crystal Palace adalah prospek bermain di kompetisi antarklub Eropa musim depan. Saat ini, Oliver Glasner masih mendampingi tim untuk mempersiapkan laga final Conference League melawan Rayo Vallecano yang akan digelar di Leipzig pada 27 Mei mendatang.
Kemenangan di partai puncak tersebut akan memberikan tiket otomatis ke Liga Europa musim depan bagi Palace. Faktor ini diharapkan menjadi magnet kuat bagi Iraola, mengingat ia hampir membawa Bournemouth lolos ke kualifikasi Eropa musim ini sebelum memutuskan untuk menyudahi kerja sama dengan The Cherries.
Langkah Palace untuk mengamankan jasa Iraola diprediksi tidak akan berjalan mudah. Chelsea dan beberapa klub Liga Inggris lainnya dikabarkan sedang memantau situasi eks pelatih Rayo Vallecano tersebut. Reputasi Iraola melambung setelah berhasil menerapkan gaya main atraktif dan efektif selama masa baktinya di Vitality Stadium.
Jika kesepakatan dengan Iraola gagal tercapai, Palace sudah menyiapkan sejumlah nama besar dalam daftar incaran mereka. Nama-nama seperti Frank Lampard, Kieran McKenna dari Ipswich Town, hingga manajer berpengalaman Thomas Frank masuk dalam radar manajemen klub.
Kepergian Oliver Glasner pada akhir musim ini menyisakan catatan manis bagi pendukung setia Palace. Pelatih asal Austria itu berhasil mempersembahkan trofi Piala FA tahun lalu, yang merupakan gelar mayor pertama dalam sejarah klub. Glasner memutuskan tidak memperpanjang kontraknya yang habis musim panas ini meski performa tim tetap stabil.
Glasner kemungkinan besar tidak akan menganggur lama. Keberhasilannya menembus empat final piala dalam empat musim terakhir membuatnya masuk dalam daftar pendek banyak klub elite Eropa. Hingga saat ini, mantan pelatih Eintracht Frankfurt tersebut belum memberikan pernyataan resmi terkait pelabuhan berikutnya setelah meninggalkan Selhurst Park.