Tinggal di Rumah Warga Selama TMMD, 25 Prajurit Kodim 1201/Mempawah Rasakan Hangatnya Kekeluargaan di Desa Sepang

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Senin, 11 Mei 2026 | 22:19:01 WIB
prajurit Kodim 1201/Mempawah tinggal bersama warga Desa Sepang selama TMMD Reguler ke-128.

MEMPAWAH — Sebanyak 25 personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 1201/Mempawah tidak sekadar membangun infrastruktur di Desa Sepang. Mereka menjalani hidup bersama warga selama masa tugas. Pendekatan ini dinilai efektif memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Para prajurit membaur dalam keseharian masyarakat. Mereka makan bersama, berbincang santai di malam hari, hingga saling membantu aktivitas domestik—membersihkan halaman, menyiapkan kebutuhan dapur.

Mengapa Prajurit Tinggal di Rumah Warga?

Dansatgas TMMD, Letkol Czi Ali Isnaini, menjelaskan bahwa tinggal bersama masyarakat merupakan bagian penting dari misi nonfisik program ini. “Dengan tinggal bersama masyarakat, anggota Satgas bisa lebih dekat dan memahami kehidupan warga secara langsung,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, kedekatan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh personel. Mereka tidak hanya mengenal kondisi geografis, tetapi juga dinamika sosial dan ekonomi warga Desa Sepang.

Lebih dari Sekadar Pembangunan Jalan dan Jembatan

TMMD Reguler ke-128 memang dikenal dengan sasaran fisik seperti perbaikan jalan, rabat beton, dan fasilitas umum. Namun, pendekatan tinggal bersama warga yang diterapkan Kodim 1201/Mempawah menambah dimensi sosial yang jarang terlihat dalam pemberitaan program serupa.

Interaksi langsung ini menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Warga setempat kerap menganggap para prajurit seperti anggota keluarga sendiri selama bertugas di kampung mereka.

Kemanunggalan TNI-Rakyat yang Terasa Nyata

Konsep kemanunggalan TNI dan rakyat kerap didengungkan dalam setiap agenda TMMD. Namun, di Desa Sepang, konsep itu dijalani secara organik melalui rutinitas sehari-hari—dari menimba air bersama hingga duduk di teras rumah sembari mengobrol tentang hasil kebun.

Program ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Selain menyelesaikan target pembangunan fisik, pengalaman tinggal bersama warga diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi para prajurit dan masyarakat setempat.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top