SINTANG — Ketua Panitia kegiatan, Hendrika, melaporkan capaian tersebut pada malam penutupan, Sabtu (16/5/2026). Ia menyebut angka itu merupakan hasil kalkulasi dari seluruh transaksi selama pameran berlangsung.
Hendrika menilai tingginya animo pengunjung menjadi faktor utama kesuksesan acara. Arena pameran setiap hari dipadati warga Kabupaten Sintang dari berbagai kalangan.
“Selama 10 hari kegiatan pameran, kami sudah melaksanakan banyak kegiatan seperti lomba-lomba dan hiburan. Dan semua sudah berjalan dengan lancar,” ujar Hendrika.
Ia menambahkan, pengunjung datang dengan penuh suka cita secara beramai-ramai. Kondisi ini membuat suasana pameran tetap hidup dan ramai sepanjang penyelenggaraan.
Pameran Ekraf 2026 tidak hanya menyajikan produk ekonomi kreatif dan kuliner. Berbagai perlombaan juga digelar untuk memeriahkan rangkaian acara, antara lain:
Kegiatan hiburan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang datang. Setiap malam, panggung seni dipenuhi penampilan dari peserta lomba dan seniman lokal.
Hendrika menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara. Mulai dari peserta pameran, pengisi acara, sponsor, hingga masyarakat yang ikut menjaga ketertiban.
“Saya berterima kasih kepada peserta pameran, lomba dan pengisi acara yang sudah mau berpartisipasi. Terima kasih kepada pengunjung yang sudah menjaga kebersihan dan keamanan,” ungkapnya.
Keberhasilan Pameran Ekraf 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM di Kabupaten Sintang. Selain sebagai ajang transaksi, kegiatan ini juga menjadi ruang hiburan dan kreativitas bagi masyarakat.
Dengan capaian transaksi Rp 6 miliar lebih, pameran tahun ini mencatatkan hasil yang jauh lebih baik dibanding edisi sebelumnya. Hal ini menunjukkan potensi besar ekonomi kreatif di Kota Sintang yang terus tumbuh.