SINGKAWANG — Empat warung kopi legendaris di Kota Singkawang, Kalbar, masih bertahan dan terus dikunjungi pelanggan setia. Salah satu yang paling tua, Kopi Nikmat, disebut telah beroperasi sejak 1930, membuat usianya kini mencapai 96 tahun. Warung kopi ini sudah ada sejak era kolonial Belanda dan tetap eksis di tengah maraknya kedai kopi modern.
Kopi Nikmat terletak di Jalan Sejahtera, Melayu, Singkawang Barat. Menu yang ditawarkan sederhana, yaitu kopi hitam dan kopi susu. Untuk teman ngopi, tersedia aneka bolu, bingka, roti srikaya, hingga bubur. Harganya pun ramah di kantong, sekitar Rp 10.000 per sajian.
Selain Kopi Nikmat, ada Han's Kopitiam di Jalan P. Diponegoro No. 42, Singkawang. Kopitiam ini sudah berusia sekitar 80 tahun dan selalu ramai dikunjungi, terutama saat jam makan siang. Menu kopi yang ditawarkan adalah kopi hitam dan kopi susu, baik panas maupun dingin. Pelanggan juga bisa menikmati risoles kentang, mayones, hingga sop bihun sebagai pendamping. Harganya masih di kisaran Rp 10.000-an.
Rusen Kopitiam yang berlokasi di Jalan Niaga, Melayu, Singkawang Barat, pertama kali buka pada 1955. Warung ini menyajikan menu kopi klasik seperti kopi hitam, kopi susu, kopi Vietnam, hingga kopi khas Rusen yang menggunakan gula palem. Untuk camilan, tersedia aneka roti bakar, pisang goreng, pisang aroma, hingga telur setengah matang. Harga kopi di sini mulai dari Rp 7.000.
Warung Kopi Akong di Jalan Alianyang No. 16, Melayu, Singkawang Barat, menawarkan suasana sederhana namun nyaman. Warung ini terkenal dengan harganya yang paling murah, yaitu sekitar Rp 5.000 per cangkir. Kopi diracik dengan proses penyaringan klasik, tersedia varian hitam dan susu. Pelanggan bisa menikmatinya bersama jajanan pasar dan roti.
Cita rasa kopi klasik yang konsisten dan harga yang terjangkau menjadi daya tarik utama. Warung-warung ini tidak hanya menjual minuman, tetapi juga menyimpan sejarah dan kenangan bagi warga Singkawang. Keberadaan mereka menjadi bukti bahwa tradisi ngopi ala warung kopi sederhana masih memiliki tempat di hati masyarakat.