Pencarian

Tradisi Silaturahmi Idul Adha di Sambas Masih Kental, Warga Saling Berkunjung dan Hidangkan Kue Lapis

Kamis, 28 Mei 2026 • 12:45:57 WIB
Tradisi Silaturahmi Idul Adha di Sambas Masih Kental, Warga Saling Berkunjung dan Hidangkan Kue Lapis
Warga Sambas tetap melestarikan tradisi silaturahmi Idul Adha dengan saling berkunjung antar tetangga.

SAMBAS — Suasana Lebaran Idul Adha masih terasa kental di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Tradisi saling mengunjungi rumah kerabat dan tetangga masih dirawat warga, terutama di Kecamatan Jawai, Tekarang, Teluk Keramat, Sejangkung, hingga Sajad.

Suasana Lebaran Idul Adha Seperti Idul Fitri

Pantauan Tribun Pontianak pada Kamis (28/5/2026) menunjukkan warga di daerah-daerah itu masih antusias bersilaturahmi. Di Kecamatan Jawai, misalnya, kegiatan saling berkunjung berlangsung penuh kehangatan.

"Suasana lebaran di Jawai ini kami masih rayakan, sama halnya seperti lebaran Idul Fitri. Kami menyediakan kue-kue untuk keluarga, tetangga, dan kerabat yang ingin bertamu," ujar Sahrul, salah seorang warga Jawai.

Kue Lapis Jadi Hidangan Wajib

Tak hanya silaturahmi, perayaan Idul Adha di Sambas juga identik dengan aneka kue tradisional. Hampir setiap rumah warga membuat kue lapis dan aneka kue kering untuk menjamu tamu.

Menurut Sahrul, tradisi membuat kue lapis ini harus terus dilestarikan. Melalui momentum Lebaran Idul Adha, masyarakat Melayu Sambas bisa kembali memperkenalkan hidangan khas tersebut kepada generasi muda dan para pendatang.

"Tradisi kita kan selalu ada membuat kue lapis untuk lebaran, ada juga kue kering. Ini juga bagian untuk melestarikannya, sehingga banyak orang mengenal kue lapis dari Sambas," ungkapnya.

Momen Perekat Hubungan Sosial

Sahrul menjelaskan, Lebaran Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan tradisi yang harus dijaga untuk memperkuat silaturahmi antarwarga. Momentum ini dinilai menjadi perekat hubungan sosial di tengah masyarakat.

"Lebaran ini kan seperti tradisi yang harus kita jaga. Kita saling silaturahmi, kembali merekatkan hubungan sesama warga," katanya.

Perayaan Idul Adha di sejumlah kecamatan di Sambas ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Tradisi saling berkunjung dan menghidangkan kue khas menjadi ciri khas yang terus dirawat dari generasi ke generasi.

Bagikan
Sumber: pontianak.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks