Pemkab Sintang Isi 14 Jabatan Strategis Hasil Open Bidding 2026, Satu Posisi Masih Kosong

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:04:08 WIB
Pemkab Sintang resmi mengisi 14 dari 15 jabatan strategis hasil open bidding 2026.

SINTANG — Pemkab Sintang memastikan 14 dari 15 jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilelang secara terbuka pada 2026 telah resmi diisi. Proses open bidding ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang bertujuan menjaring pejabat dengan kompetensi dan rekam jejak terbaik di daerah.

Mengapa Satu Posisi Masih Lowong?

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang menyebutkan bahwa satu jabatan yang belum terisi itu masih menunggu hasil akhir dari tim seleksi. Pihaknya enggan memaksakan pengisian jika kandidat yang ada belum memenuhi syarat administrasi dan kompetensi secara menyeluruh.

Daftar 14 Jabatan yang Sudah Terisi

Proses lelang jabatan ini melibatkan berbagai instansi vertikal dan akademisi sebagai tim panelis. Berikut adalah 14 posisi yang telah diisi hasil open bidding 2026:

  • Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
  • Kepala Dinas Kesehatan
  • Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  • Kepala Dinas Sosial
  • Kepala Dinas Perhubungan
  • Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan
  • Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga
  • Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
  • Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah
  • Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
  • Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
  • Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
  • Kepala Dinas Lingkungan Hidup
  • Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Bagaimana Mekanisme Seleksinya?

Open bidding jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Sintang dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi, wawancara, hingga presentasi visi-misi. Tim seleksi yang independen terdiri dari akademisi, pejabat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), serta perwakilan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Dampak Pengisian Jabatan bagi Pelayanan Publik

Pengisian 14 jabatan strategis ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan publik di Kabupaten Sintang. Dengan pejabat definitif yang lolos seleksi ketat, program-program prioritas daerah seperti pembangunan infrastruktur desa, peningkatan kualitas pendidikan, dan penanganan stunting bisa berjalan lebih efektif tanpa terhambat status pelaksana tugas.

Kepala BKPSDM Sintang menambahkan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan pengisian satu posisi yang masih kosong dalam waktu dekat. "Kami tidak ingin terburu-buru. Yang penting prosesnya transparan dan menghasilkan pejabat yang benar-benar berintegritas," ujarnya.

Kapan Proses Open Bidding Selanjutnya?

Pemkab Sintang berencana menggelar open bidding untuk jabatan yang masih lowong pada triwulan pertama 2027. Sementara itu, bagi pejabat yang telah dilantik, mereka diwajibkan menjalani masa orientasi selama satu bulan sebelum resmi menjalankan tugas penuh.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: pontianakpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top