Pemkot Pontianak Targetkan Lansia Mandiri dan Produktif, Angka Harapan Hidup Capai 75,4 Tahun

Penulis: Nurul Huda  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 17:30:01 WIB
Wali Kota Pontianak memimpin senam lansia dalam rangka Hari Lanjut Usia Indonesia 2026.

PONTIANAK — Momentum peringatan Hari Lanjut Usia Indonesia menjadi ajang bagi Pemkot Pontianak untuk menegaskan komitmennya terhadap kualitas hidup lansia. Bukan sekadar seremoni, rangkaian kegiatan yang digelar di halaman Kantor Dinas Sosial, Jumat (12/6/2026) pagi, diisi dengan senam lansia dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menekankan, lansia mandiri adalah mereka yang masih mampu beraktivitas tanpa ketergantungan penuh pada orang lain. Namun, ia mengakui kondisi setiap lansia berbeda, mulai dari yang masih aktif hingga yang membutuhkan perawatan khusus.

Kunci Utama: Pola Hidup Sehat Sejak Dini

“Yang kita harapkan adalah lansia yang mandiri, artinya bisa beraktivitas secara mandiri,” ujar Edi dalam sambutannya. Menurutnya, kebiasaan hidup sehat harus dimulai sejak usia produktif, bukan saat sudah tua.

Pemkot mendorong lansia untuk rutin mengikuti senam, menjaga pola makan, dan memeriksakan kesehatan di posyandu lansia, puskesmas, atau rumah sakit terdekat. Aktivitas seperti berkebun, memasak, atau menyalurkan hobi juga dinilai penting untuk menjaga kebugaran mental dan fisik.

Ruang Publik Jadi Penopang Aktivitas Lansia

Edi menyebut, ketersediaan ruang terbuka hijau dan kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani turut berkontribusi pada kualitas hidup lansia. Berdasarkan hasil survei, CFD setiap Minggu pagi menjadi ruang interaksi, olahraga, dan rekreasi yang meningkatkan indeks kebahagiaan warga.

“Banyak warga usia 60 tahun ke atas yang melakukan kegiatan olahraga, jalan sehat, dan kegiatan lainnya di ruang-ruang terbuka hijau,” ungkapnya. Pemkot berencana memperluas area tersebut agar semakin banyak lansia yang aktif bergerak.

Kolaborasi Lintas OPD dan Bantuan Langsung

Wali Kota menegaskan, mewujudkan lansia mandiri bukan tugas satu dinas saja. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta berkolaborasi menyediakan program dan fasilitas ramah lansia. “Tentu momentum Hari Lansia ini harus didukung oleh seluruh OPD, baik yang bersinggungan langsung maupun yang mendukung,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pemkot menyalurkan paket sembako, bantuan alat rumah tangga seperti kompor gas dan dandang, serta kursi roda bagi lansia yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan meringankan beban sehari-hari para lansia.

Lingkungan Bersih, Lansia Bahagia

Edi juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kualitas hidup lansia sangat dipengaruhi oleh lingkungan yang bersih, teduh, dan nyaman. “Kita terus berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur yang menunjang warga Kota Pontianak agar semakin nyaman tinggal di sini, semakin sehat, segar, dan bahagia,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: kalbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top