Pencarian

Pertamina Sukses Alirkan Gas dari Platform Keempat Proyek Sisi Nubi, Target Enam Platform Beroperasi Tahun Ini

Jumat, 12 Juni 2026 • 14:01:31 WIB
Pertamina Sukses Alirkan Gas dari Platform Keempat Proyek Sisi Nubi, Target Enam Platform Beroperasi Tahun Ini
Platform WPN-6 resmi mengalirkan gas dari proyek Sisi Nubi di Kalimantan Timur.

KALIMANTAN BARAT — Langkah Pertamina Hulu Mahakam di lepas pantai Kalimantan Timur terus berlanjut. Setelah tiga platform sebelumnya berproduksi, kini giliran Platform WPN-6 yang resmi mengalirkan gas. Proyek ini menjadi salah satu andalan perusahaan untuk menjaga level produksi di Wilayah Kerja Mahakam yang sudah berusia matang.

Progres Enam Platform, Dua Menyusul

Proyek SNB AOI 1-3-5 menargetkan enam platform baru. Dengan beroperasinya WPN-6, tinggal dua platform lagi yang harus diselesaikan. Manajemen Pertamina Hulu Mahakam menargetkan seluruh platform bisa berproduksi penuh dalam tahun ini.

Setiap platform memiliki kapasitas produksi yang dirancang untuk mengoptimalkan cadangan gas di blok Sisi Nubi. Wilayah ini dikenal memiliki potensi hidrokarbon yang signifikan, namun membutuhkan teknologi pengeboran dan produksi yang mumpuni karena berada di laut dalam.

Dampak bagi Pasokan Gas Nasional

Keberhasilan mengalirkan gas dari WPN-6 bukan sekadar angka produksi. Bagi industri di Kalimantan Timur dan sekitarnya, tambahan pasokan ini berarti kepastian bahan baku untuk pabrik pupuk, petrokimia, hingga pembangkit listrik. Wilayah Kerja Mahakam selama ini menjadi pemasok utama gas untuk kebutuhan domestik di kawasan timur Indonesia.

Pertamina Hulu Mahakam mencatat, produksi dari keempat platform yang sudah beroperasi telah berkontribusi terhadap peningkatan lifting migas nasional. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai produksi minyak 1 juta barel dan gas 12 miliar kaki kubik per hari pada 2030.

Teknologi dan Tantangan Operasi Lepas Pantai

Pemasangan dan pengoperasian platform di laut bukan pekerjaan mudah. Pertamina Hulu Mahakam harus memastikan aspek keselamatan, keandalan peralatan, dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan berjalan ketat. Proyek SNB AOI 1-3-5 sendiri menggunakan teknologi platform jack-up yang bisa dipindahkan, sehingga lebih efisien untuk pengembangan lapangan dengan karakteristik tertentu.

Dengan selesainya dua platform tersisa, Pertamina Hulu Mahakam optimistis produksi dari blok Sisi Nubi akan mencapai puncaknya dalam waktu dekat. Langkah ini sekaligus memperpanjang umur ekonomis Wilayah Kerja Mahakam yang sudah beroperasi puluhan tahun.

Keberhasilan ini menegaskan posisi Pertamina sebagai pengelola blok migas terbesar di Indonesia. Dengan investasi dan teknologi yang tepat, lapangan-lapangan tua seperti Mahakam masih bisa memberikan kontribusi optimal bagi ketahanan energi nasional.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks