KALIMANTAN BARAT — Marc Marquez memenangi sprint race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu (10/10/2026) siang. Pembalap Ducati itu mengaku sempat pusing usai balapan, kondisi yang belum pernah ia alami sebelumnya. Kemenangan ini membawanya memimpin klasemen sementara dengan keunggulan empat poin.
Kemenangan kedelapan Marquez di sprint race MotoGP musim ini berlangsung dramatis. Ia baru mengambil alih posisi terdepan dari Jorge Martin ketika balapan menyisakan lima lap.
Pembalap Aprilia itu diduga mengalami masalah tekanan ban pada fase akhir balapan. Martin kemudian melakukan kesalahan yang membuatnya harus turun ke posisi keempat.
Marquez memanfaatkan situasi tersebut untuk mengunci kemenangan. Ini menjadi kemenangan kedelapannya di sprint race MotoGP musim ini, catatan yang menegaskan dominasinya di format balapan pendek.
Usai turun dari motor, Marquez mengaku sempat merasa pusing. Ia menyebut kondisi tersebut belum pernah dialaminya sebelumnya, setelah menjalani balapan yang berlangsung intens.
Keluhan itu muncul di tengah tekanan balapan sprint yang dikenal singkat namun agresif. Sirkuit Mandalika dengan karakter tikungan cepat dan cuaca panas NTB menjadi faktor tambahan yang membebani fisik pembalap.
Kemenangan di Mandalika membawa Marquez memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan keunggulan empat poin. Posisi Martin yang finis keempat turut memperlebar jarak keduanya di papan atas.
Selisih empat poin terbilang tipis dengan balapan-balapan tersisa. Sprint race Mandalika menjadi penentu momentum bagi Marquez sebelum menghadapi seri berikutnya.
Keluhan pusing yang dialami Marquez menjadi perhatian menjelang balapan utama di Sirkuit Mandalika. Tim Ducati belum memberikan keterangan resmi soal kondisi fisik pembalapnya.
Marquez sendiri belum memastikan apakah keluhan tersebut akan memengaruhi performanya di balapan utama. Ia disebut tetap menjalani sesi pemulihan usai sprint race.