Pencarian

Gubernur Kalbar Ria Norsan Gulirkan Program Gema Membangun Desa di Temajuk Sambas, Fokus pada Pelayanan Publik dan Ekonomi Perbatasan

Minggu, 14 Juni 2026 • 12:38:01 WIB
Gubernur Kalbar Ria Norsan Gulirkan Program Gema Membangun Desa di Temajuk Sambas, Fokus pada Pelayanan Publik dan Ekonomi Perbatasan
Gubernur Ria Norsan meluncurkan program Gema Membangun Desa di Desa Temajuk, Sambas.

SAMBAS — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa program Gema Membangun Desa (GMD) merupakan langkah konkret untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat desa. Program ini sebelumnya telah berjalan selama dua periode kepemimpinannya sebagai Bupati Mempawah.

"Tujuan kami tidak lain adalah untuk membangun Desa Temajuk bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat," ujar Norsan di hadapan warga yang memadati lapangan sepak bola setempat.

Layanan Langsung ke Warga

Dalam kegiatan tersebut, warga Desa Temajuk dapat mengakses berbagai layanan dasar secara langsung. Mulai dari pembayaran pajak kendaraan bermotor, pembuatan KTP dan administrasi kependudukan lainnya, hingga gerakan pangan murah dan pelayanan kesehatan.

Pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan sosial bagi warga, jemaah salat subuh, serta bantuan untuk rumah ibadah. Kegiatan ini dirangkai dengan sejumlah perlombaan olahraga masyarakat.

Desa Mandiri yang Wajib Berdampak Nyata

Gubernur menekankan bahwa Desa Temajuk kini telah berstatus sebagai desa mandiri. Status ini, menurutnya, bukanlah tujuan akhir, melainkan tuntutan untuk menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kemandirian desa harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, menciptakan lapangan usaha, menggerakkan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," lanjut Norsan.

Aktivasi Perlintasan RI-Malaysia pada Agustus 2026

Norsan menyampaikan bahwa aktivasi perlintasan Temajuk, Indonesia–Teluk Melano, Malaysia direncanakan pada bulan Agustus mendatang. Menurutnya, akses ini akan membuka peluang besar bagi kunjungan wisata, perdagangan, hubungan sosial budaya, serta aktivitas ekonomi masyarakat perbatasan.

"Pembangunan ini merupakan hasil koordinasi dengan Badan Perbatasan Nasional (BNPP)," tuturnya.

Potensi Garam dan Wisata di Kawasan Strategis Nasional

Wakil Bupati Sambas, Heroaldi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyebut bahwa Kecamatan Temajuk kini difokuskan pada pengembangan sektor pariwisata dan industri pengolahan garam. Menurutnya, kualitas garam di area pantai Temajuk memiliki nilai ekonomi yang tinggi apabila dikelola secara optimal.

"Kualitas garam di Kecamatan Temajuk, khususnya pantai kita, bukan hanya berupa wisata yang indah, tapi menghasilkan nilai-nilai garam yang cukup ekonomis apabila itu bisa dikembangkan," ujar Heroaldi.

Heroaldi menambahkan bahwa Desa Temajuk termasuk dalam kategori Program Strategis Nasional (PSN) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Status ini memungkinkan pembangunan wilayah dilakukan secara terintegrasi melalui kolaborasi program dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Dialog Langsung dengan Masyarakat

Sebagai bagian dari komitmen Pemprov Kalbar, kegiatan Gema Membangun Desa ini juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat melalui dialog terbuka. Pemerintah berharap pengembangan Temajuk dapat berjalan terstruktur dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga perbatasan.

Bagikan
Sumber: majalahmataborneonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks