Pencarian

Yogurt Bisa Perlambat Penuaan? Studi 12 Pekan di Jepang Temukan Efek Ini pada Pria 50-74 Tahun

Minggu, 12 Juli 2026 • 18:20:31 WIB
Yogurt Bisa Perlambat Penuaan? Studi 12 Pekan di Jepang Temukan Efek Ini pada Pria 50-74 Tahun
Peneliti Jepang menemukan konsumsi yogurt setiap hari dapat memperlambat penuaan biologis pada pria usia 50-74 tahun.

PONTIANAK — Kebiasaan mengonsumsi yogurt setiap hari bukan sekadar tren gaya hidup sehat. Sebuah studi terkini menunjukkan kebiasaan ini berpotensi memperlambat proses penuaan biologis, terutama jika disertai pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur.

Penelitian yang berlangsung selama 12 pekan di Jepang ini melibatkan 48 pria dengan kelebihan berat badan, berusia 50 hingga 74 tahun. Mereka dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok intervensi dan kelompok kontrol.

Bagaimana Studi Ini Mengukur Penuaan?

Peserta dalam kelompok intervensi diminta mengonsumsi 100 gram yogurt tawar setiap hari. Selain itu, mereka menjalani konseling gizi untuk memperbaiki pola makan dan berolahraga sekitar 30 menit per hari, setidaknya tiga kali seminggu.

Untuk mengukur dampaknya, peneliti menggunakan metode DunedinPACE. Metode ini menganalisis perubahan kimia pada DNA untuk mengukur laju penuaan biologis, bukan sekadar usia kronologis. Sampel darah peserta diambil sebelum dan sesudah penelitian.

Hasil: Perlambatan 2,2 Persen Tak Terkait Berat Badan

Hasilnya menunjukkan kelompok intervensi mengalami perlambatan penuaan biologis rata-rata 2,2 persen dibandingkan kelompok kontrol. Menariknya, efek ini tidak berkaitan langsung dengan penurunan berat badan atau frekuensi olahraga.

Peneliti juga menemukan peningkatan salah satu penanda DNA yang terkait dengan fungsi ginjal. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa kombinasi probiotik, perbaikan gizi, dan aktivitas fisik bekerja sinergis.

Bukan Solusi Instan, Perlu Gaya Hidup Komprehensif

Para peneliti menegaskan bahwa manfaat tersebut kemungkinan berasal dari kombinasi konsumsi probiotik, perbaikan pola makan, dan aktivitas fisik, bukan semata-mata dari yogurt. Studi sebelumnya menunjukkan probiotik dalam yogurt membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

Kesehatan usus diketahui berperan dalam fungsi imun, metabolisme, serta pengendalian peradangan kronis yang berkaitan dengan proses penuaan. Kendati demikian, yogurt bukanlah solusi instan.

Para peneliti juga mengakui keterbatasan studi ini, mulai dari jumlah peserta yang sedikit, durasi yang singkat, hingga karakteristik responden yang homogen. Pola makan seimbang, olahraga teratur, tidur cukup, pengelolaan stres, dan menghindari rokok tetap menjadi fondasi utama penuaan yang sehat.

Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks