KALIMANTAN BARAT — Langkah Persiraja Banda Aceh di bursa transfer musim ini jelas tidak main-main. Dengan tambahan dua pemain asing berpostur 1,93 meter, tim asuhan Jaya Hartono itu tak hanya ingin tampil sebagai penghuni papan tengah, tetapi juga serius bersaing di papan atas klasemen Liga 2.
Djakaridja Traoré: Target Baru di Lini Depan
Penyerang berusia 27 tahun itu datang dengan membawa jam terbang internasional. Traoré pernah merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi Liga Turki bersama Istanbulspor pada musim 2025, sebelum melanjutkan karier di Real Kashmir FC, Liga India, musim lalu.
Dengan tinggi 1,93 meter, ia diharapkan menjadi ujung tombak yang mampu menjadi target man sekaligus pembuka ruang bagi rekan setimnya. Kehadirannya menjawab kebutuhan Persiraja akan ketajaman di kotak penalti lawan.
Daniel Alemão: Komando Baru di Jantung Pertahanan
Tak hanya lini depan, manajemen juga memperkuat sektor belakang. Daniel Alemão, bek tengah asal Brasil, diplot menjadi pemimpin pertahanan Laskar Rencong. Pengalamannya berkarier di berbagai kompetisi Eropa dan Asia, termasuk pernah merasakan Liga Champions Asia, menjadi modal berharga.
Kombinasi postur ideal dan pengalaman internasional membuatnya diyakini mampu menjadi tembok kokoh di hadapan kiper Andreas Franscisco.
Belanja Besar-besaran, 13 Wajah Baru Siap Bersaing
Traoré dan Alemão hanyalah puncak gunung es dari aktivitas transfer Persiraja. Klub asal Aceh itu telah lebih dulu mengamankan 11 pemain lokal berkualitas. Nama-nama seperti Ilham Udin Armaiyn (eks PSBS Biak), Jayus Hariono (eks Arema FC), hingga Aditya Arya Nugraha (eks Persebaya Surabaya) menambah kedalaman skuad.
Beberapa rekrutan anyar lainnya yang siap bersaing di musim 2026/2027:
- Wahyu Jati (eks bek tengah Deltras FC)
- Tedja Kusuma (eks winger Persela Lamongan)
- I Gede Aditya (eks kiper Persis Solo)
- Dwiki Mardianto (eks winger Arema FC)
- Muhammad Fazri (eks gelandang PSMS Medan)
- Indra Arya (eks winger Persijap Jepara)
- Tegar Islami (eks bek Borneo FC)
- Rafif Adri (eks gelandang Persikad Depok)
Pertahankan Kerangka Tim dan Perpanjang Kontrak Pelatih
Manajemen tidak hanya sibuk mendatangkan pemain baru. Kesinambungan tim juga menjadi prioritas dengan memperpanjang kontrak pelatih kepala Jaya Hartono beserta jajaran stafnya, termasuk Wahyu AW dan pelatih kiper Muhammad Yasir.
Pilar-pilar musim lalu seperti Muharir, Ade Kristiano, Muja Ilyas, dan Faris Adit juga dipastikan bertahan. Hal ini memastikan Laskar Rencong tidak kehilangan identitas permainan meski komposisi skuad banyak berubah.
Dilepas ke Klub Lain
Di sisi lain, Persiraja melepas dua pemainnya. Kiper Reza Muhammad resmi bergabung dengan Adhyaksa FC, sementara Juan Mera melanjutkan karier di Persis Solo. Keputusan ini diambil demi memberikan menit bermain lebih bagi pemain di klub barunya.
Dengan perombakan skuad yang masif ini, Persiraja Banda Aceh jelas mengirim sinyal ke seluruh kontestan Liga 2, termasuk PSIS Semarang yang wajib mewaspadai kekuatan anyar mereka musim depan.