Pencarian

Piala Presiden 2026 Selesai, Ketua SC Maruarar Sirait Akui Ada Kekurangan dan Minta Maaf

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 13:29:31 WIB
Piala Presiden 2026 Selesai, Ketua SC Maruarar Sirait Akui Ada Kekurangan dan Minta Maaf
Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan penyelenggaraan turnamen.

KALIMANTAN BARAT — Persebaya Surabaya mengukuhkan diri sebagai kampiun Piala Presiden 2026 setelah menumbangkan Persib Bandung dalam drama adu penalti dengan skor 1-1 (6-5). Laga final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (6/8/2026), itu menjadi penutup rangkaian turnamen pramusim yang berjalan sejak tiga bulan terakhir.

Di balik kemeriahan partai puncak, Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait buka suara mengenai jalannya turnamen. Kepada publik, ia mengakui bahwa penyelenggaraan tahun ini jauh dari kata sempurna, tetapi menegaskan bahwa seluruh elemen panitia telah bekerja maksimal.

"Ya, terima kasih buat Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kalau ada sisi kekurangan, saya memohon maaf, tentu tidak adanya sempurna. Akan tetapi, dari tiga bulan ini kami sudah berusaha yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," kata Maruarar Sirait.

Pengakuan Ketua SC: Komitmen di Balik Ketidaksempurnaan

Pernyataan Maruarar tersebut menjadi sorotan utama di tengah euforia keberhasilan Persebaya. Ia menekankan bahwa fokus utama panitia bukan hanya pada hasil akhir pertandingan, melainkan juga pada komitmen menghadirkan laga berkualitas dan pesta rakyat yang meriah.

Meski tidak merinci secara spesifik kekurangan yang dimaksud, pengakuan jujur dari pimpinan panitia ini memberikan gambaran tentang kompleksitas pengorganisasian turnamen skala nasional. Koordinasi antar kota tuan rumah, jadwal padat, hingga aspek keamanan menjadi tantangan yang harus dikelola dalam waktu relatif singkat.

Apresiasi Erick Thohir untuk Turnamen Pramusim

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan penilaian berbeda. Ia justru menyoroti sisi positif penyelenggaraan Piala Presiden 2026 sebagai tontonan yang menghibur publik jelang bergulirnya Super League 2026-2027.

Apresiasi dari orang nomor satu di federasi sepak bola nasional itu menegaskan posisi Piala Presiden sebagai ajang pemanasan yang krusial bagi klub-klub untuk menguji kekuatan skuad. Turnamen ini dinilai berhasil menyuguhkan kompetisi yang kompetitif dan atraktif bagi para pendukung.

Kegagalan Persib dan Pesan untuk Bobotoh

Di sisi lain, kekalahan di partai puncak menjadi momen pahit bagi kubu Persib Bandung. Pelatih Igor Tolic dikabarkan mengirimkan pesan menyentuh untuk para Bobotoh, suporter setia Persib, menyusul gagalnya tim asuhannya mengangkat trofi juara.

Kegagalan Persib di Bali menambah daftar panjang rivalitas sengit antara kedua tim di ajang pramusim. Bagi Persebaya, gelar ini menjadi modal berharga untuk menyongsong musim kompetisi resmi yang akan segera dimulai.

Dengan berakhirnya Piala Presiden 2026, fokus seluruh peserta kini tertuju pada persiapan menuju Super League 2026-2027. Turnamen ini meninggalkan sejumlah catatan, baik dari sisi prestasi klub maupun evaluasi penyelenggaraan yang diakui sendiri oleh panitia.

Follow kabarpontianak.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks